MUI Imbau Penceramah Sampaikan Kebenaran Bukan Hoaks

0
141

Sumber: portal-islam.id

Jakarta, LiputanIslam.com– Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyayangkan terjeratnya Ustad Rahmat Baequni atas kasus hoaks yang ia sampaikan saat ceramah di salah satu masjid di Bandung beberapa waktu lalu. Sekjen MUI Anwar Abbas mengimbau para penceramah agar menyampaikan kebenaran, bukan fitnah atau hoaks.

“Tugas penceramah adalah melakukan amar makruf nahi mungkar,” ucapnya di Jakarta, seperti dilansir republika.co.id, pada Jumat (21/6).

Menurut Abbas, apabila ada masalah atau hal yang meresahkan masyarakat karena tidak adanya kejelasan dari masalah itu, penceramah sebaiknya mengingatkan pemerintah atau pihak terkait agar menjawab persoalan tersebut. Bukan justru menyampaikan sesuatu yang belum jelas itu kepada masyarakat.

Sebab, lanjut dia, peneceramah juga memiliki tugas mencegah dan menghentikan kemungkaran dengan cara yang arif dan bijaksana. Baik itu kemungkaran yang terjadi di dalam kehidupan masyarakat atau dalam berbangsa dan bernegara.

Baca: Ceramah Sebarkan Hoaks, Rahmat Baequni Minta Maaf

Seperti diberitakan, Ustad Rahmat terjerat kasus hoaks karena menyebut petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia setelah penyelenggaran pemilu 2019 lalu diracun. Saat ini kasus tersebut sedang di tangani Polda Jawa Barat. (aw/republika).

DISKUSI: