Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Militan Radikal Libya Culik 20 Penganut Kristen Koptik

Published 04/01/2015 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE
People sit near a fully loaded in Madama near the border with Lybia on January 1, 2015. AFP/Dominique Faget
People sit near a fully loaded in Madama near the border with Lybia on January 1, 2015. AFP/Dominique Faget

Tripoli, LiputanIslam.com – Kelompok militan radikal Anshar Al-Sharia dilaporkan menculik sebanyak 20 warga berkewarganegaraan Mesir, yang saat ini tengah berada di Libya. Kelompok yang mengklaim beraffiliasi dengan ISIS ini, menculik penganut Kristen Koptik, yang bekerja di Libya, namun identitasnya masih belum dikonfirmasi. Dari laporan al-akhbar.com, Minggu, 4 Januari 2014, saat ini terdapat ribuan warga Mesir yang mengadu nasib di Libya, menjadi pekerja baik itu di sektor konstruksi maupun kerajinan/ industri.

Lebih lanjut dinyatakan, sejak munculnya kelompok militan bersenjata dan minimnya kontrol dari pemerintah pusat, telah mengakibatkan ribuan nyawa melayang di Libya. Warga asing pun turut menjadi target.

Pada bulan Februari 2014, tujuh jenazah pekerja Mesir ditemukan di dekat kota Benghazi. Lalu pekan lalu, pasangan suami istri asal Mesir juga ditemukan tewas di Sirte.

Sirte, yang terletak sekitar 500 kilometer (310 mil) sebelah timur dari Tripoli, saat ini masih berada di dalam cengkraman militan radikal.

14 Tentara Libya Tewas

Sementara itu, juga pada hari Sabtu 3 Januari 2015, Anshar al-Sharia juga melakukan serangan terhadap tentara Libya.

“Militan yang beraffiliasi dengan ISIS telah melakukan serangan ofensif. Mereka mengeksekusi tentara Libya dari batalyon infanteri 168,” jelas pihak pemerintah Libya.

“Kami meminta kepada masyarakat internasional untuk membantu memerangi teroris ini,” tambahnya.

Di saat yang sama, sebuah website yang disebut ‘The Islamic State in Libya’ mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan 12 tentara di lokasi yang sama, dan mereka memposting gambar untuk menunjukkan eksekusi yang dilakukan terhadap tentara Libya.

Sejak bulan Agustus 2014, telah tercium upaya ISIS untuk membentuk cabang di Libya, tepatnya di kota Derna.

Empat tahun setelah pemberontakan yang disponsori NATO untuk menggulingkan Muamar Ghadafi pada tahun 2011, Libya terjerumus dalam perebutan kekuasaan dan wilayah antar beberapa kelompok yang saling bertikai.

Intervensi militer yang dilakukan negara-negara Barat di Libya pada tahun 2011, merupakan pintu masuk aliran senjata-senjata kepada militan radikal, dan sekarang, kelompok ini menolak untuk mengakui pemerintahan yang diakui secara internasional, di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Abdullah al-Thani.

Pada bulan Agustus 2014, Thani beserta jajaran kabinetnya terpaksa harus hengkang dari Tripoli, lantaran militan Libya Dawn merebut kota itu. Lantas, penguasa yang baru membentuk pemerintahan sendiri, yang disebut General National Congress (GNC), namun tidak diakui oleh PBB dan internasional. (ba)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account