Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Milisi Ukraina Timur Bebaskan Pemimpin yang Ditahan

Published 18/05/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

pro russia militiaKiev, LiputanIslam.com — Bentrokan terjadi di perbatasan Ukriana-Rusia ketika milisi bersenjata menyerang pos penjagaan perbatasan untuk membebaskan pemimpin mereka yang ditahan pasukan Ukraina. Tidak ada korban jiwa, namun milisi berhasil membebaskan pemimpin mereka.

Dilaporkan BBC, hari Minggu (18/5), insiden ini bermula ketika pasukan penjaga perbatasan Ukraina di wilayah Dovzhanskiy, menahan pemimpin milisi yang diangkat sebagai Gubernur Luhansk, Valeriy Bolotov, hari Sabtu (17/5), ketika yang bersangkutan hendak kembali dari kunjungan ke Rusia.

Setelah tersiar kabar penahanan tersebut sekitar 200 milisi bersenjata Luhansk mendatangi pos penjagaan tersebut dan menuntut Bolotov dibebaskan. Setelah diwarnai insiden tembak-menembak singkat, akhirnya Bolotov pun berhasil dibebaskan.

Menurut keterangan jubir kelompok separatis Luhansk, Vasiliy Nikitin, tidak ada korban yang luka-luka dalam insiden tersebut. Menurut keterangannya, jumlah milisi yang terlibat dalam insiden tersebut mencapai 150 orang, sama dengan jumlah tentara penjaga perbatasan Ukriana.

Bolotov pergi ke Rusia untuk menjalani pengobatan setelah mengalami luka-luka dalam insiden penembakan yang terjadi hari Selasa (13/5).

Ketegangan semakin tiggi di Ukraina timur menjelang pemilihan presiden Ukraina tanggal 25 Mei mendatang, sementara 2 provinsi Luhansk dan Donetsk telah menyatakan lepas dari Ukraina setelah diselenggarakan referendum. Pemerintah Ukraina dan barat menolak pemisahan diri tersebut.

Jubir Kemenlu AS Jen Psaki, hari Sabtu (17/5),  menolak klaim pemimpin Republik Rakyat Donetsk yang menyebutkan wilayah tersebut tidak hanya lepas dari Ukraina, tapi juga akan bergabung dengan Rusia.

“Separatis pro-Rusia ini tidak pernah benar-benar dipilih, dan tidak mewakili rakyat wilayah tersebut (Luhansk dan Donetsk),” kata Psaki.

Sementara itu Kemenlu Rusia hari Sabtu menyerukan pemerintah Ukraina untuk menghentikan apa yang disebut operasi anti-teroris terhadap wilayah-wilayah yang membangkang, dan mempertanyakan legalitas pemilu presiden di wilayah yang dilanda peperangan.

Dalam pernyataannya, Kemenlu Rusia menuduh tentara Ukraina menggunakan senjata berat dengan didukung pesawat tempur telah menyerang kota Slovyansk dan menghancurkan “instalasi-instalasi sipil”.

“Tindakan seperti itu terhadap rakyat sendiri menunjukkan kemunafikan rezim Kiev,” demikian pernyataan Rusia tersebut, sembari mengingatkan tentang perjanjian internasional yang memerintahkan penghentian tindakan kekerasan di Ukraina timur yang ditandatangani bulan lalu.

Kantor berita Ukraina Ukrinform mengutip pernyataan Menhan Ukraina yang menyebutkan bahwa militer Ukraina telah berhasil menguasai situasi di sekitar kota Slovyansk, satu basis kekuatan para separatis pro-Rusia.

Menurut pernyataan tersebut, para milisi separatis telah membangun 27 barikade di sekitar kota dan masih menguasai sebagian besar wilayah kota tersebut.

Sementara itu sebuah laporan PBB yang dirilis hari Jumat (16/5) menyebutkan tentang “kondisi yang memprihatinkan atas pelanggaran HAM di Ukraina timur. Berbagai pelanggaran tersebut di antaranya adalah pembunuhan terencana, penyiksaan, pemukulan, penculikan dan pelecehan seksual serta intimidasi terhadap media massa.

Laporan juga menyebutkan adanya perlakuan tidak semestinya terhadap warga Tatar di Krimea yang kini menjadi bagian Rusia.

Rusia menolak laporan tersebut dan menyebutnya sebagai “tidak obyektif”, “tidak konsisten” dan “standar ganda”.(ca/bbc)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account