Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Menteri Susi: Hanya Ada Dua Pilihan…

Published 10/12/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE
foto: kompas
foto: kompas

Jakarta, LiputanIslam.com — Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan menyatakan perang melawan Alibaba (pembeli palsu), yang kerap terjadi dalam proses pelelangan kapal yang disita. (Baca: Memahami CAra Kerja Para Mafia Pencuri Ikan)

“Kalau nggak ditenggelamkan, kongkalikong dengan Alibaba. Saya nyatakan perang dengan Alibaba ini. Saya khawatir kapal yang dilelang malah dibeli bos-bos pemilik kapal yang kerap melakukan illegal fishing,” jelas dia.

Untuk itu, ia menegaskan tidak akan mengadakan lelang untuk kapal-kapal ilegal yang diamankan. Pilihan bagi kapal ilegal hanya dua, ditenggelamkan atau dihibahkan kepada nelayan.

“Sudah banyak yang berhasil diamankan. Mungkin yang saat ini masih mencuri-curi kesempatan tinggal 10 persennya saja, ya sekitar 100-an kapal,” kata Susi saat menjadi pembicara di acara dialog Festival Antikorupsi dengan tema “Berani Melawan Korupsi, Tegakkan Integritas” di Hotel Grand Cokro, Rabu, 10 Desember 2014.

“Kalau sudah disita itu sudah milik negara. Jadi, bebas jika untuk kesejahteraan rakyat dengan dihibahkan ke nelayan, tetapi dengan persetujuan Presiden Joko Widodo,” katanya.

Dari laporan kompas.com, baru-baru ini ia kembali menangkap kapal ikan berukuran besar dari Tiongkok karena menyalahi aturan penangkapan ikan di perairan Indonesia.

“Minggu sore kemarin kami menangkap 22 kapal asal Tiongkok. Kapal-kapal itu berbobot hingga melebihi 300 gross tonnage (GT) dan sedang menangkap ikan di Laut Arafura,” jelas Susi. Dia menegaskan, kapal yang ditangkap ini memiliki modus double flagging atau berbendera ganda yang tidak diperbolehkan.

Selain itu, Susi juga mengungkapkan bahwa setelah adanya moratorium perizinan kapal besar,  perairan Indonesia menjadi sepi dari kapal-kapal besar penangkap ikan. Saat ini, kata dia, kapal yang ada di laut adalah kapal-kapal kecil nelayan lokal.

Menurut Susi, aksi illegal fishing di laut Indonesia sangatlah merugikan negara. Dalam satu tahun, potensi kerugian negara bisa mencapai Rp 300 triliun.

Setelah moratorium dilakukan, dampaknya sangatlah positif. Nelayan-nelayan lokal kini mudah menangkap ikan. “Illegal fishing juga menyumbang data deflasi berdasarkan data BPS (Badan Pusat Statistik). Semua sektor inflasi, tetapi sektor kelautan malah deflasi. Itu prestasi di tengah ekonomi yang pahit karena inflasi,” pungkasnya. (ba)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account