Menteri Susi: Banyak Impor, Jadi Harga Garam Anjlok

0
137

Sumber: kompas.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pujiastuti mengatakan, harga garam yang sedang anjlok terjadi karena Indonesia banyak impor garam.

Susi menyampaikan, kuota impor garam tinggi padahal produksi garam lokal cukup banyak. Hal ini membuat penyerapan garam petambak tidak maksimal.

“Kita produksi garam banyak, tapi impor (garam)-nya kebanyakan. Makanya harga anjlok,” ujarnya di Jakarta, Senin (9/9).

Baca: Harga Anjlok, 60 Persen Petambak di Jabar Gulung Tikar

Menurut dia, tingginya impor garam berpengaruh terhadap harga garam petambak. Pada 2016-2017, ketika impor garam hanya sekitar 1,6 juta hingga 2,1 juta ton, harga garam petambak naik hingga Rp 2.000 per kilogram.

Dia menerangkan, KKP tidak dilibatkan dalam aturan tata niaga dan hanya terbatas pada domain produksi.  Untuk itu, kata dia, KKP akan membantu dari sisi biaya produksi.

Dia menyebutkan, pihaknya akan membantu petambak secara maksimal dengan memberikan bantuan seperti eomembran dan peralatan teknis lainnya.

“Kalau sekarang KKP tidak terlibat tata-niaga. Kami hanya sebatas membuat pugar, geo membran,” kata dia. (sh/tempo/republika)

 

DISKUSI: