Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Mentan: 88 Daerah di Indonesia Rentan Rawan Pangan

Published 30/10/2019 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE
Sumber: sindonews.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyatakan ada 88 daerah kota dan kabupaten yang rentan rawan dalam hal ketersediaan pangan.

Syahrul mengatakan, pihaknya akan melakukan pembenahan di 88 daerah tersebut. Namun, hal ini tidak bisa dilakukan tanpa ada kerja sama dengan kementerian dan lembaga lain.

“Kita akan coba benahi 88 daerah ini. Saya berharap seluruh kementerian lembaga pemerintah daerah untuk menyatu dan berkonsentrasi,” kata Syahrul, Jakarta, Rabu (30/10).

Baca: Impor Sektor Pertanian Jadi PR Utama Mentan Baru

Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan), Agung Hendriadi menjelaskan, daerah-daerah yang mengalami rentan rawan pangan biasanya daerah yang miskin, mempunyai prevalensi stunting yang cukup tinggi dan derah rawan konflik.

Agung menyebutkan, sebagian daearah tersebut berada di wilayah Indonesia Timur. Dia mengunkapkan, yang menjadi masalah adalah akses pangan, tenaga kesehata, ketersediaan pangan, dan pendapatan yang rendah.

Dia menuturkan, daerah rentan rawan pangan dapat dilihat dari beberapa faktor, yakni rasio konsumsi normatif per kapita terhadap ketersediaan pangan, presentase penduduk hidup di bawah garis kemiskinan, presentase rumah tangga dengan proporsi pengeluaran untuk pangan lebih dari 65 persen terhadap total pengeluaran, presentase rumah tanggga tanpa akses listrik.

Selain itu, rata-rata lama sekolah perempuan umur kurang dari 15 tahun, presentase rumah tangga tanpa akses air bersih, rasio jumlah penduduk per tenaga kesehatan terhadap kepadatan penduduk, prevalensi balita stunting, angka harapan hidup pada saat lahir.

Untuk itu, kata dia, untuk mengatasi permasalahan tersebut Kementan tidak bisa melakukannya sendirian. Sebab, hal tersebut membutuhkan kerjasama antara kementerian dan lembaga.

“Untuk mengentaskan itu Kementerian Pertanian tidak mungkin mampu bekerja sendiri,” ujar dia.

Dalam hal ini, Kementan mengaku sudah melakukan perjanjian kerja sama dengan enam kementerian untuk menangani masalah daerah rawan pangan. Enam kementerian tersebut adalah Kementerian Sosial, Kementerian Desa Pembagunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Dalam Negeri dan Lemhannas. (sh/kontan/republika)

 

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account