Menag Minta Umat Berani Suarakan Kebenaran

0
117

Sumber: aceh.kemenag.go.id

Banda Aceh, LiputanIslam.com– Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI), Fachrul Razi meminta kepada umat beragama agar berani menyuarakan kebenaran di tengah eras post truth yang melahirkan revolusi industri 4.0 sekarang ini. Sebab jika informasi salah terus menerus dibiarkan dan diulang-ulang, maka dapat diyakini sebagai kebenaran.

Demikian hal itu disampaikan Menag saat memberikan sambutan pada peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw di Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, pada Minggu (17/11).

“Mempublikasikan kebenaran penting untuk membendung berkembangnya informasi palsu (hoaks) yang menyesatkan lalu dianggap benar,” ucapnya.

Menurutnya, salah satu keteladanan Nabi ialah sikapnya yang suka mengumumkan kebenaran. Saat diperintah untuk berdakwah, Muhammad segera mengumumkan statusnya sebagai Nabi. “Abu Jahal misalnya, tidak kurang mencaci Nabi, marah karena dikumpulkan hanya untuk mendengarkan ajakan Nabi. Tapi itu tidak membuat Nabi takut untuk menampakkan kebenaran,” terangnya.

“Teladan ini relevan dengan kondisi Indonesia saat ini,” tambahnya.

Menag juga mengatakan bahwa Nabi itu tidak hanya berani menyampaikan kebenaran, tetapi juga senantiasa menebar kasih sayang. Orang-orang yang membenci dan memaki, justru ia doakan mendapatkan kebaikan.

Baca: Kemenag Respon Era Disrupsi Dengan Perkuat Literasi Agama

“Rasul beri teladan tentang kasih sayang. Rasul justru mendoakan hal baik agar lahir dari mereka keturunan yang baik,” ungkapnya. (aw//tribun/kemenag).

DISKUSI: