Mei 2019, Defisit APBN Capai Rp 127,45 Triliun

0
182

Sumber: merdeka.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mencatat ealisasi defisit APBN hingga Mei 2019 mencapai Rp 127,45 triliun atau sekitar 0,79 persen PDB. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan defisit anggaran tahun lalu sebesar Rp 93,5 triliun atau 0,63 persen terhadap PDB.

“Defisit APBN hingga akhir Mei 2019 sebesar 0,79 persen terhadap GDP. Sedangkan keseimbangan primer negatif Rp 0,4 triliun, hampir menyentuh 0,” kata Sri Mulyani, Jumat (21/6).

Baca: Pertumbuhan Ekonomi RI Meleset dan Neraca Perdagangan Jeblok

Sri Mulyani mengatakan, defisit anggaran Mei 2019 masih berada pada batas aman karena masih lebih rendah dari target APBN.

“Dari sisi persentase terhadap PDB, defisit 0,79 persen kita masih lebih rendah dari target APBN yang sebesar 1,84 persen,” ucapnya.

Berdsasarkan APBN, realisasi pendapatan negara meliputi realisasi penerimaan perpajakan sebesar Rp 569,32 triliun atau 31,87 persen dibandingkan target dalam APBN 2019, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp 158,42 triliun (41,88 persen), dan penerimaan hibah sebesar Rp 706,30 miliar (162,25 persen).

Sementara itu, penerimaan perpajakan mampu tumbuh sebesar 5,69 persen (yoy), PNBP tumbuh sebesar 8,61 persen (yoy), sedangkan untuk penerimaan hibah tumbuh negatif sebesar 51,13 persen.

“Dibanding periode sebelumnya, penerimaan perpajakan mampu tumbuh sebesar 5,69 persen (yoy), PNBP tumbuh 8,61 persen (yoy) sedangkan penerimaan hibah tumbuh negatif 51,13 persen (yoy),” ujarnya.  (sh/kompas/merdeka/liputan6)

DISKUSI: