Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Media Diam Atas Kematian Misterius 4 Diplomat Rusia

Published 26/02/2017 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Moscow, LiputanIslam.com— Akhir-akhir ini, media memberi banyak perhatian atas kontroversi yang dilakukan Donald Trump di masa-masa awal presidensinya. Namun, jarang ada yang mengangkat kasus 4 diplomat senior Rusia yang mati secara misterius dalam 60 hari terakhir.

Perhatian publik atas kasus kematian ini, setidaknya publik Amerika Serikat, telah diminimalisasi. Sementara pemberitaan negatif terhadap Trump yang diduga memiliki hubungan dekat dengan pemerintah Rusia diperbesar, dan mengakibatkan tersebarnya propaganda anti-Rusia dan tuduhan bahwa Rusia berperan dalam manipulasi pemilihan presiden AS.

Sejak akhir Desember lalu, empat diplomat senior Rusia meninggal dengan sebab tak jelas.

Rangkaian kasus ini dimulai dari tanggal 20 Desember, ketika Andrey Karlov, Duta Besar Rusia untuk Turki, ditembak di Ankara. Pembunuhnya seorang polisi Turki berumur 22 tahun. Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut pembunuhan tersebut sebagai provokasi untuk menggagalkan negosiasi damai Suriah.

Namun, perhatian media atas pembunuhan ini cepat teralihakan oleh kasus penyerangan teror di Berlin oleh teroris asal Tunisia yang dituduh mendukung ISIS.

Beberapa minggu kemudian, pada 9 Januari, diplomat Rusia lainnya bernama Andrey Malanin meninggal di kamar mandi apartemennya di Athena, Yunani. Polisi menyatakan Malanin meninggal karena sebab alami dari “penglihatan pertama.” Namun tak ada sebab pasti yang bisa ditemukan.

Dua minggu setelahnya, Duta Besar Rusia untuk India, Alexander Kadakin, meninggal di rumah sakit di India karena penyakit tak jelas. Pemerintah India mengaku berduka cita atas kematian Kadakin yang telah menyukseskan perjanjian energi dan pertahanan antara kedua negara pada Oktober lalu.

Korban terakhir adalah Vitaly Churkin, Duta Besar Rusia untuk PBB. Ia meninggal secara tiba-tiba ketika bekerja di New York pada 20 Februari. Menlu Rusia tidak memberikan detil apapun terkait kematian Churkin, dan hanya menyatakan duka cita kepada keluarga dan teman sang dubes. Pihak AS mengatakan kepada Reuters bahwa Churkin meninggal karena terkena serangan jantung, meski sebab persisnya tetap tak diketahui.

Media Rusia menyebutkan bahwa Putin sangat menghormati Churkin atas kemampuan diplomasi dan profesionalismenya. Sang pemimpin Rusia pun disebut-sebut merasa sangat kecewa atas berita kematian Churkin.

Kematian 4 diplomat senior Rusia ini terjadi ketika hubungan AS dan Rusia sedang tidak baik. Perhatian internasional namun lebih fokus ke percakapan telepon kontroversial antara Penasehat Keamanan Nasional AS Michael Flynn dengan diplomat Rusia  yang menyebabkan Flynn didepak dari jabatannya. (ra/mintpressnews)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account