Sumber: Kompas

Tokyo, LiputanIslam.com — Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengajak Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Sultan Abdullah Al-Mustafa Billah Shah Ibni Almarhum Sultan Haji Ahmad Shah Al-Musta’in Billah untuk bersama-sama memerangi radikalisme di kedua negara, Indonesia dan Malaysia.

“Saya mengajak Malaysia untuk bersama-sama mengembangkan Islam yang damai, toleran dan rahmatan-lil-alamin; supaya kita bagaimana menangkal berkembangnya Islam radikal,” kata Wapres Ma’ruf di Imperial Hotel Tokyo, Selasa (22/10).

Menurut wapres Indonesia tersebut, Indonesia dan Malaysia memiliki peran penting untuk mengembangkan pengajaran Islam jalan tengah atau wasathiyah untuk menjaga perdamaian di kawasan Asia Tenggara.

“Indonesia dan Malaysia sama-sama negara yang mayoritas penduduknya Muslim. Asean juga sedang menghadapi munculnya radikalisme dan intoleran, apalagi Indonesia baru saja Menkopolhukam ditusuk, itu cukup memprihatinkan. Jadi itu untuk menjaga kondusivitas kawasan Asean juga,” jelas Wapres Ma’ruf.

Wapres bertemu raja Malaysia pada Selasa pagi pukul 10.00 waktu setempat di Ruang Momo, Imperial Hotel Tokyo, sebelum keduanya menghadiri upacara Penobatan Kaisar Jepang Naruhito.

Baca juga: Densus 88 Kembali Tangkap 2 Terduga Teroris di Bandar Lampung

Selain perangi radikalisme, Wapres Ma’ruf Amin juga secara langsung meminta Sultan Abdullah untuk memberikan perlindungan yang adil kepada seluruh tenaga kerja migran asal Indonesia di Malaysia.

“Saya menitipkan tenaga kerja kita di Malaysia supaya memperoleh perlindungan dari beliau. Saya minta anak-anak kita itu dianggap anak-anak beliau saja, jadi bagaimana beliau memperlakukannya supaya Raja juga merespon dengan baik,” kata Wapres.

Dengan banyaknya jumlah tenaga kerja asal Indonesia di Malaysia sebagai bentuk penguatan hubungan bilateral kedua negara, Ma’ruf berharap Raja Malaysia dapat memberikan dukungannya kepada WNI di Malaysia. (Ay/Antara)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*