Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Mantan Presiden Maldives Divonis Penjara 13 Tahun

Published 14/03/2015 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

presiden maldivesMale, LiputanIslam.com —  Mantan Presiden Maldives Mohamed Nasheed dijatuhi hukuman penjara selama 13 tahun atas dakwaan kejahatan terorisme. Ia dinyatakan terbukti telah memerintahkan penangkapan dan penculikan seorang hakim saat masih berkuasa. Demikian kantor berita BBC melaporkan, Sabtu (14/3).

Ini adalah akhir yang tragis bagi Nasheed, presiden pertama Malvides yang terpilih secara demokratis tahun 2008 dan berkuasa hingga tanggal 7 Februari lalu. Bulan lalu ia dinyatakan bebas dari tuduhan, namun ditangkap kembali atas dakwaan kejahatan terorisme.

Para pengacara Nasheed melakukan boikot pada persidangan kedua itu sebagai protes atas proses pengadilan yang menurut mereka tidak adil dan bermuatan politik. Ratusan pendukungnya melakukan aksi demonstrasi harian sejak penangkapan Nasheed bulan lalu yang mengundang keprihatinan Amerika dan India, negara tetangga terbesarnya.

Ketika terpilih sebagai presiden baru tahun 2008, mantan aktifis HAM itu mengakhiri 30 tahun kekuasaan Maumoon Abdul Gayoom. Penangkapan dirinya pada tanggal 23 Februari lalu menjadi perhatian publik dunia, ketika polisi dengan paksa menyeretnya ke pengadilan.

Hakim yang mengadili Nashed di ibukota Male, mengatakan bahwa ‘tidak diragukan’ Nasheed telah memerintahkan ‘penangkapan atau penculikan dan penahanan’ terhadap hakim Abdulla Mohamed pada bulan  Januari 2012.

Hakim Mohamed ditahan setelah memerintahkan pembebasan seorang tokoh oposisi yang memicu aksi-aksi kekerasan selama berminggu-minggu.

Pada tanggal 7 Februari lalu Nasheed mengundurkan diri, hal mana ia mengakui telah dipaksa mundur dengan ancaman senjata dan para pendukungnya menyebutnya sebagai kudeta militer.

Setelah vonis pengadilan itu Nasheed, melalui pernyataan yang dirilis kantornya, mendesak para pendukungnya untuk turun ke jalan memprotes regim diktator yang telah mengkudetanya.

Sementara itu situasi politik negara itu semakin tidak pasti paska tersingkirnya Nasheed. Presiden sekarang, Abdullah Yameen, terlibat perselisihan dengan mantan sekutu-sekutunya sendiri. Ia telah memerintahkan penahanan menteri pertahanan yang dicurigainya hendak mengkudetanya. Ia juga telah memecat Jaksa Agung dan beberapa hakim.

Vonis yang diterima Nasheed akan mencegahnya mengikuti pemilihan presiden tahun 2018 mendatang. Namun Presiden Yameen, yang tidak lain adalah saudara tiri dari mantan penguasa Maumoon Abdul Gayoom, membantah pengadilan tersebut bermuatan politik.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account