Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Mantan Presiden Maldives Diseret ke Ruang Sidang Pengadilan

Published 24/02/2015 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

mantan presiden maldivesMale, LiputanIslam.com — Mantan Presiden Maldives Mohamad Nasheed, hari Senin (23/2) diseret ke ruang sidang untuk menghadapi dakwaan penyalahgunaan kekuasaan saat menjabat. Sebelumnya Nasheed yang kini adalah ketua partai oposisi ditangkap pada hari Minggu (22/2) di bawah undang-undang anti-teror. Demikian seperti dilaporkan BBC News, Senin petang (23/2).

Nasheed mengeluhkan perlakukan polisi kepadanya dengan menyeretnya, setelah menolaknya berbicara kepada wartawan di luar sidang pengadilan. Nasheed, tampak masuk ke persidangan dengan tangan terikat.

Partai Maldivian Democratic Party yang dipimpin Nasheed mengecam aksi polisi tersebut, menyebutnya sebagai “pelanggaran nyata hukum acara” oleh kejaksaan dan menuntut pembebasan Nasheed secepatnya.

Para penasihat Nasheed mengatakan kepada BBC bahwa Nasheed menginginkan banding atas persidangan dirinya, namun menghadapi hambatan birokratis.

Sementara itu Menlu Dunya Maumoon mengatakan kepada BBC bahwa dakwaan atas Nasheed mencakup tindakan penculikan dan penghilangan paksa orang-orang yang tidak bersalah dan kegiatan itu dianggap sebagai tindakan terorisme berdasar hukum Maldives. Dan Nasheed harus ditahan karena telah berulangkali mengabaikan proses pengadilan.

Nasheed adalah mantan aktifis HAM yang menjadi presiden pertama yang terpilih secara demokratis. BBC menyebut, aksi penangkapan itu mengindikasikan adanya ketidakstabilan politik di negara kecil yang terletak di dekat India itu.

Presiden Abdullah Yameen yang menggantikan Nasheed usais pemilu tahun 2013, terlihat menjauhkan diri dengan mantan pendahulu dan sekutunya, Nasheed, demikian BBC melaporkan.

Yameen juga telah memerintahkan penangkapan Menteri Pertahanan, terlibat perselisihan dengan raja bisnis pariwisata sekutu Nasheed, dan memecat Jaksa Agung.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account