Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Mantan Bintang Tennis Dunia Asal Australia Dipenjara karena Tindak Perkosaan

Published 18/05/2015 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

hewittPretoria, LiputanIslam.com — Mantan bintang tennis dunia era 1960-an hingga 1970-an asal Australia yang kini menetap di Afrika Selatan, Bob Hewitt, divonis penjara selama 6 tahun karena dakwaan perkosaan atas 2 orang murid didiknya yang masih di bawah umur.

Sebagaimana dilansir BBC News, Senin (18/5), Hewitt yang kini berumur 75 tahun, telah dinyatakan bersalah pada bulan Maret lalu atas dakwaan perkosaan dan pelecehan seksual terhadap 3 orang gadis di bawah umur yang ia latih pada tahun 1980-an dan 1990-an.

Hakim Bert Bam yang menjatuhkan vonis atas Hewitt dalam sidang pengadilan di Pretoria hari ini (18/5), mengecam Hewitt yang dianggap tidak menunjukkan penyesalan selama persidangan.

Seorang saksi korban dalam sebuah persidangan mengungkapkan kepada hakim bahwa Hewitt melakukan penyerangan seksual terhadap dirinya saat ia masih berusia 12 tahun. Berdasarkan kesaksian-kesaksian korban, hakim menyimpulkan bahwa aksi-aksi yang dilakukan Hewitt telah direncanakan dengan matang.

Sementara itu istri Hewitt, Delaille memohon kepada hakim agar suaminya tidak harus dipenjara. Namun hakim mengatakan bahwa keadilan harus ditegakkan, meskipun terhadap seseorang yang sudah lanjut usia seperti Hewitt.

Hewitt dalam persidangan mengaku mengalami kondisi kesehatan yang tidak fit.

BBC juga melaporkan bahwa selain hukuman penjara, Hewitt harus membayar denda kepada pengadilan dimana dananya akan digunakan untuk kampanye melawan kejahatan seksual.

Hewitt, diperkirakan akan mengajukan banding atas keputusan hakim tersebut.

Hewitt adalah seorang bintang tenis dunia era 1960-an dan 1970-an, meski tidak pernah memenangkan satupun gelar grand slam singel putra. Ia memenangkan 16 gelar grand slam untuk ketegori ganda putra dan ganda campuran. Ia bahkan hampir dimasukkan ke dalam daftar legenda tennis dunia ‘International Tennis Hall of Fame’ pada tahun 2012, namun batal karena kasus ini.

Hewitt yang kelahiran Australia awalnya bermain membela negara kelahirannya. Namun setelah menikahi wanita Afrika Selatan, ia pun berpindah kewarganegaraan istrinya dan tinggal di negara ini.

Pada tahun 1974 ia termasuk dalam tim tennis Afrika Selatan yang memenangkan gelar Piala Davis, setelah lawannya di final, India, menolak bermain sebagai bentuk protes kepada regim apartheid Afrika Selatan.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account