Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Malaysia Pertanyakan Penanganan Korban dan Barang Bukti Kecelakaan MH-17

Published 20/07/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

pindah mayatDonetsk, LiputanIslam.com — Tim penyelidik kecelakaan pesawat Malaysia Airlines MH-17 dari Malaysia telah tiba di Ukraina, Sabtu (19/7). Namun mereka mengeluhkan sulitnya akses mereka terhadap lokasi kecelakaan. Selain itu mereka juga mengeluhkan banyaknya barang bukti yang tidak dilindungi seperti seharusnya.

Sebagaimana dilaporkan kantor berita Malaysia, Bernama dan dikutip CNN, tim penyidik Malaysia masih bernegosiasi dengan kelompok separatis yang menguasai wilayah kecelakaan, untuk memberikan akses penuh bagi 131 anggota penyelidik.

Sementara itu Menteri Transportasi Malaysia Liow Tiong Lai mengatakan, hari Sabtu (19/7) bahwa pihaknya sangat prihatin dengan lokasi kecelakaan yang tidak dilindungi dengan baik.

“Ada indikasi-indikasi bahwa bukti-bukti vital tidak dijaga sebagaimana mestinya,” kata Tiong Lai.

Sementara itu muncul pertanyaan di kalangan penyelidik internasional tentang mayat-mayat korban yang telah dipindah-pindahkan oleh orang-orang yang diduga dari kelompok-kelompok separatis Ukraina.

Michael Bociurkiw dari organisasi keamanan Eropa (OSCE) menyebutkan bahwa pada hari Sabtu (19/7) pihaknya menyaksikan orang-orang tengah mengangkati kantong-kantong berisi mayat. Namun ia tidak bisa memastikan siapa yang bertanggungjawab atas aksi tersebut karena “tidak ada komando yang jelas” di antara kelompok-kelompok separatis di lokasi kecelakaan. Selain itu sebagianb besar orang-orang itu mengenakan penutup muka.

Michael Bociurkiw juga mengeluhkan terbatasanya akses ke lokasi kecelakaan.

“Kami memberlukan banyak waktu dan akses bebas ke lokasi,” katanya.

Diperlukan Resolusi DK PBB

Masalah akses ke lokasi kecelakaan mendorong Dewan Keamanan PBB untuk mengeluarkan resolusi tentang pembebasan akses penyelidikan ke lokasi kecelakaan sekaligus kutukan terhadap aksi penembakan pesawat MH-17. Resolusi juga menyerukan negera-negara di kawasan untuk bekerjasama dengan penyelidikan internasional.

Sebagaimana dilaporkan kantor berita Reuters, Minggu (20/7) dengan mengutip diplomat Australia melaporkan, Australia telah menyerahkan draft resolusi DK-PBB tersebut ke seluruh 15 anggota DK PBB. Diperkirakan draft tersebut akan dibahas di sidang DK PBB hari Senin (21/7) untuk disetujui.

Australia adalah salah satu negara yang paling banyak menanggung korban dengan 28 warga negaranya tewas dalam musibah tersebut.

Sulitnya akses ke lokasi kecelakaan juga membuat Presiden Vladimir Putin terpojok dimana ia didesak untuk menggunakan pengaruhnya terhadap separatis untuk membuka akses yang lebih luas.

“Kemarin, para penyidik dari OSCE hanya diijinkan berada di lokasi selama 75 menit. Hari ini mereka hanya diijinkan kuran dari 3 jam,” kata jubir kemenlu AS dalam pernyataannya hari Sabtu (19/7) malam.

“Lokasi kecelakaan dalam kondisi tidak akan. Ada banyak laporan tentang bagian-bagian reruntuhan pesawat telah dipindahkan dan bukti-bukti potensial telah dirusak. Ini tidak bisa diterima dan merupakan pelecehan terhadap mereka yang telah kehilangan orang-orang terkasih mereka dan terhadap martabat para korban,” tambah pernyataan tersebut.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account