Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Malaysia Pertahankan UU Anti-Penghasutan

Published 27/11/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

MALAY POWER TRANSFERKualalumpur, LiputanIslam.com — Perdana Menteri Malaysia Najib Razak menyatakan akan mempertahankan UU anti-penghasutan bahkan akan memperkuatnya. Hal ini bertentangan dengan janjinya untuk menghapuskan hukum warisan era kolonial ini.

Dalam undang-undang ini, pernyataan-pernyataan yang mendorong orang untuk melakukan pembangkangan atau menimbulkan ketegangan sosial, atau mengkritik penguasa, bisa dihukum penjara selama 3 tahun.

Para aktifis HAM menyebut hukum itu diciptakan untuk  menindas lawan-lawan politik penguasa. Pada tahun 2012 Najib bahkan pernah berjanji akan menghapuskan undang-undang ini dalam upayanya meraih simpati publik di tengah tuntutan reformasi. Namun, berbicara di depan kongress tahunan partai penguasa UMNO, Kamis (27/11), Najib mengatakan bahwa ia akan mempertahankan undang-undang ini.

“Sebagai Perdana Menteri, saya telah memutuskan untuk mempertahankan Undang-Undang Anti-Penghasutan,” kata Najib dalam pidatonya di depan anggota-anggota partai UMNO sebagaimana dilaporkan BBC News.

Lebih jauh ia bahkan menambahkan akan “memperkuat dan menjadikan lebih efektif” undang-undang tersebut. Di antaranya adalah dengan menambahan klausal untuk “melindungi kesucian Islam” dan “agama-agama lainnya yang tidak boleh dilecehkan”.

Klausal lainnya, menurut Najib, adalah menyatakan bahwa setiap upaya pemisahan diri Sabah dan Serawak dari Malaysia sebagai tindakan ilegal.

Sebelumnya, menjelang pemilihan umum tahun 2012 lalu Najib mengatakan akan menghapus undang-undang itu pada Juli 2012 karena dianggap “mewakili era yang sudah lampau” serta bagian dari program reformasi yang dicanangkannya untuk menjadikan Malaysia sebagai negara demokrasi yang progressif.

Saat itu ia menambahkan bahwa UU Anti-Penghasutan akan digantikan dengan UU Harmoni Nasional.

Tahun lalu, serangkaian dakwaan penghasutan memicu kekhawatiran bahwa Najib akan melanggar janji-janjinya.

Sejak kemenangan tipis UMNO dalam pemilu terakhir, para analis menyebutkan bahwa Najib menghadapi tantangan keras dari kalangan internal partai atas program reformasinya.

Menanggapi pernyataan Najib itu, pemimpin oposisi Anwar Ibrahim mengatakan kepada AFP, “Ini adalah dimulainya kekuasaan otoriter Najib.”

“Mereka akan menggunakan undang-undang ini untuk mengintimidasi suara-suara sah kalangan oposisi,” tambahnya.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account