Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Malaysia Mengklaim Tak Miliki Data Satelit MH370

Published 17/05/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

malaysia ministerKualalumpur, LiputanIslam.com — Pemerintah Malaysia menyalahkan Inmarsat dalam kasus hilangnya pesawat MH370 bulan Maret lalu.

“Data satelit mentah itu ada pada Inmarsat, bukan di Malaysia, bukan di Australia, bukan Malaysia Airlines, jadi jika ada permintaan agar data itu dibuka ke publik, hal itu harus diajukan ke Inmarsat,” kata menteri transportasi Malaysia  Hishammuddin Hussein, Kamis (15/5).

Pernyataan Hishamuddin adalah tanggapannya kepada publik yang menuntut pemerintah Malaysia untuk membuka data penerbangan pesawat MH370.

Inmarsat, perusahaan operator satelit swasta di Inggris, menjadi tertuduh dalam musibah hilangnya pesawat Malaysia Airliens MH370.

Desas desus menyebutkan perusahaan ini adalah kepanjangan tangan inteligen barat yang memiliki kemampuan perang elektronik seperti mengacaukan radar dan telekomunikasi lawan. Namun sebagian pengamat menilai bahwa dalam musibah MH370 perusahaan ini tidak memiliki urusan. Yang dianggap paling bertanggungjawab tentunya adalah Malaysia Airlines, pemerintah Malaysia, dan perusahaan pembuat pesawat Amerika Boeing.

Hingga saat ini pemerintah Malaysia tidak bisa memberikan penjelasan tentang hilangnya pesawat MH370.

Data tersebut sangat penting karena menjadi pemandu bagi operasi pencarian besar-besaran pesawat MH370 yang melibatkan banyak negara, namun ternyata tanpa hasil, hingga menimbulkan pertanyaan publik, data apa yang digunakan dalam pencarian tersebut sejauh ini.

Yang aneh lagi, para pejabat Australia yang secara resmi ditunjuk sebagai pimpinan operasi pencarian pun kepada CNN mengaku tidak memiliki data satelit tersebut. Padahal Inmarsat dengan tegas menyebutkan bahwa data-data yang dibutuhkan telah diberikan kepada para penyelidik.

“Data-data Inmarsat telah diberikan kepada tim penyidik pada awal pencarian MH370,” kata Chris McLaughlin, pejabat humas Inmarsat kepada CNN.

Lebih jauh ia menambahkan, “kami memiliki analisis data yang sangat terpercaya, yang secara independen dievaluasi oleh tim internasional yang ditunjuk secara resmi sebagai penyidik (MH370).”

Menurutnya, selanjutnya menjadi hak penyidik untuk memutuskan apakah akan membuka data itu ke publik, dan kapan. Menurutnya, konvensi internasional tentang penyelidikan kecelakaan udara melarang dibukanya data penyelidikan ke publik kecuali dengan persetujuan negara-negara yang terlibat dalam penyelidikan.

“Saya tidak tahu siapa yang bisa dipercaya,” kata analis penerbangan Miles O’Brien kepada CNN.

“Namun sangat jelas bahwa seseorang telah berbohong di sini,” tambahnya.

“Kita berbicara tentang sesuatu yang melibatkan pesawat jet yang hilang, selama 70 hari. Nyawa-nyawa yang hilang, keluarga-keluarga yang hancur, dan masih ada orang-orang yang berbohong tentang ini. Saya sungguh sulit mempercayainya,” tambahnya.(ca/cnn)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account