Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Malala dan Kailash Satyarthi Raih Nobel Perdamaian

Published 10/10/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

malala satyaOslo, LiputanIslam.com — Aktifis pendidikan anak asal Pakistan Malala Yousafzai dan aktifis pembela anak-anak asal India Kailash Satyarthi, dinyatakan sebagai peraih penghargaan Nobel Perdamaian.

Dengan usia yang baru 17 tahun, Malala menjadi penerima hadiah Nobel termuda sepanjang sejarah. Panitia Nobel memuji peran kedua pasangan itu sebagai “perjuangan melawan penindasan terhadap anak-anak dan remaja”.

Satyarthi (60 tahun) adalah pengikut ajaran Mahatma Gandhi yang telah menggelar berbagai bentuk aksi damai untuk memprotes eksploitasi anak demi keuntungan finansial. Demikian pernyataan panitia nobel perdamaian di Oslo, sebagaimana dilaporkan BBC News, Jumat (10/10).

Menanggapi pengumuman itu, Satyarthi mengatakan kepada televisi CNN-IBN: “Ini adalah penghormatan bagi anak-anak yang masih menderita praktik-praktik perbudakan, kerja paksa dan trafficking.”

Sementara Malala mulai menjadi perhatian publik dunia pada tahun 2009 setelah menulis catatan harian di program BBC Urdu tentang kehidupan anak-anak di bawah kekuasaan Taliban di barat laut Pakisan.

Namanya semakin menjulang tinggi setelah sekelompok orang bersenjata yang disebut-sebua anggota Taliban, membajak bus sekolah yang tengah membawanya dan menembak kepala dan beberapa kawannya di Lembah Swat, Pakistan.

Ia berhasil sembuh dari luka-lukanya setelah dirawat secara intensif di Inggris. Sejak ia menjadi tokoh dunia, menuliskan otobiografi, berpidato di Sidang Umum PBB, bertemu tokoh-tokoh dunia dan menghadiri berbagai seremoni yang digelar oleh berbagai negara, organisasi dan tokoh dunia.

PM Pakistan Nawaz Sharif mengucapkan selamat kepada Malala atas penghargaan yang diterimanya dan menyebutnya sebagai “kebanggaan negara”.

Pada tahun 2013 majalan Time menobatkannya sebagai manusia paling berpengaruh di dunia dan Malala meraih penghargaan prestisius Sakharov Price yang diberikan oleh Uni Eropa bagi pejuang HAM.

Tahun ini panitia Nobel memiliki rekor 278 kandidat peraih Nobel Perdamaian, termasuk Paus Francis, ginaekologis asal Kongo Denis Mukwege, Edward Snowden, dan majalah Russian Novaya Gazeta. Namun daftar tersebut dirahasiakan panitia.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account