Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Mahasiswa UGM Membuat Apron Anti Radiasi Nuklir

Published 26/07/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE
simbol radioaktif
simbol radioaktif

Yogyakarta, LiputanIslam.com–Karya anak muda Indonesia memang tak habis-habis membuat kagum, membuktikan bahwa bangsa Indonesia berpotensi menjadi bangsa yang maju. Lima mahasiswa UGM berhasil membuat apron, yakni baju pelindung penutup separuh bagian luar tubuh, untuk penangkal efek radiasi nuklir. Apron itu serupa rompi yang melindungi bagian depan tubuh mulai dada hingga paha.

Koordinator tim pembuat karya itu, Ahmad Aji Wijayanto mengatakan karya timnya memperbaiki kualitas apron yang beredar di pasaran domestik selama ini. Baik, dari segi kualitas bahan, kenyamanan hingga harga. “Apron umumnya terbuat dari lempeng plat timbal yang kaku dan berat,” kata mahasiswa Program Studi Teknik Nuklir, Jurusan Teknik Fisika, UGM angkatan 2010 ini.

Apalagi, apron yang selama ini beredar di pasaran Indonesia untuk pelindung radiasi tingkat ringan hingga menengah masih produksi luar negeri. Harganya mencapai Rp2,5 juta sampai Rp5 juta per potong. “Apron buatan kami, dengan kualitas perlindungan sama, hanya memerlukan biaya Rp 1,5 juta,” kata Ahmad, seperti dikutip Tempo (16/7/2014).

Apron sebenarnya penting untuk pelindung tubuh para pekerja dari radiasi nuklir di berbagai bidang. Misalnya, pelindung bagi tenaga kesehatan instalasi radiologi rumah sakit dari paparan radiasi cairan suntikan untuk pasien. Pekerja di sektor pertambangan, pengilangan minyak, industri deteksi kerusakan instalasi mesin produksi dan periset teknologi nuklir juga membutuhkan pelindung apron dalam beraktivitas.

Menurut Ahmad, apron biasa bisa memiliki berat dua sampai tiga kilogram. Karena bahannya dari plat timbal yang kaku, teksturnya tak fleksibel seperti pakaian biasa dan mudah terlipat saat tertekuk. “Apron buatan kami lebih ringan 30 persen,” kata dia.

Ahmad mengatakan perbedaan mendasar ialah bahan apron yang terbuat dari karet sintetis. Di proses pembuatan karet sitetis, Ahmad dan timnya, mencampur bahan polynile choloride dan Di-2-ethylexy pthalate dengan serbuk timbal. “Timbal bisa menyerap radiasi, tapi kami memakainya dalam bentuk serbuk bukan plat,” kata dia.

Kelima mahasiswa UGM ini terlibat dalam salah satu tim peserta Program Kreativitas Mahasiswa Penelitian (PKM-P), Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti) Proses pembuatan ini memanfaatkan konsultasi dengan Balai Besar Kulit, Karet dan Platik Yogyakarta. Kualitas apron buatan tim UGM untuk penyerapan pada radiasi gama mampu efektif di level menengah. Ahmad mengatakan apron dari kulit sintetis yang sudah dicampur serbuk timbal mampu menyerap radiasi energi gama dari yang ringan hingga sedang. “Radiasi ini tak bahaya tapi jika terus menerus bisa berefek pada bagian tubuh yang sensitif seperti jantung, paru-paru, kelenjar, organ kelamin dan lainnya,” kata dia. Selain itu, pemakaian bahan kulit sintetis anti radiasi ini membuat apron berbahan timbal serupa jaket biasa yang lentur, nyaman dan ringan.

Apron banyak dibutuhkan di rumah sakit, terutama oleh pekerja instalasi radiologi. Bila tubuh sering terpapar radiasi gama tingkat ringan hingga menengah akan berisiko kanker, memutasi sel genetik, merusak kelenjar hingga memicu kematian.(dw/Tempo)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account