Macron: Meski AS Telah Pergi, Prancis Akan Tetap Bertahan di Suriah dan Irak

0
139

Toulouse,LiputanIslam.com—Presiden Prancis, Emmanuel Macron, mengatakan pada Kamis (17/1) bahwa Prancis akan tetap berada di dalam wilayah Suriah dan Irak meskipun ada penarikan Angkatan Bersenjata AS dari negara itu,

Menurut Macron, serangan teror baru-baru ini di kota Manbij di Suriah adalah bukti bahwa Negara Islam (ISIS / ISIL / IS / Daesh) belum benar-benar hilang dari Irak dan Suriah.

Macron juga menekankan bahwa Prancis akan terus terlibat secara militer di Timur Tengah dalam koalisi internasional sepanjang 2019.

“Pengumuman penarikan sekutu Amerika kami seharusnya tidak membelokkan kami dari tujuan strategis kami untuk membasmi Daesh,” kata Macron pada hari Kamis berpidato kepada angkatan bersenjata di kota Toulouse, Perancis.

Prancis saat ini memiliki kehadiran militer yang besar di dalam provinsi Deir Ezzor dan Homs. Mereka menjaga pangkalan udara kecil di dekat kota Hajin Lembah Sungai Efrat.(fd/AMN)

DISKUSI: