Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Liput Kasus Rohingya, Jurnalis Reuters Didakwa Pemerintah Myanmar

Published 10/01/2018 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

Yangon, LiputanIslam.com–Dua jurnalis dari media internasional Reuters didakwa oleh pemerintah Myanmar dengan undang-undang warisan kolonial karena meliput kasus kejahatan terhadap Rohingya.

Dua jurnalis ini bernama Wa Lone dan Kyaw Soe Oo. Mereka ditangkap pada bulan Desember tahun lalu dalam pertemuan makan malam dengan dua polisi untuk “mendapatkan dokumen penting dan rahasia pemerintah yang terkait dengan Rakhine State dan pasukan keamanan.”

Pemerintah Myanmar mendakwa kedua jurnalis ini “di bawah undang-undang rahasia negara (Official Secrets), pasal 3.1” di pengadilan Yangon pada Rabu (10/1/18). UU ini dapat membuat kedua terdakwa menjalani hukuman penjara maksimal 14 tahun.

Menurut undang-undang warisan kolonial ini, siapa pun yang “mengumpulkan, merekam, atau mempublikasikan… informasi atau dokumen resmi [pemerintah]… yang berguna bagi musuh,” akan dihukum. UU ini dibuat pada 1923, ketika Myanmar, yang dahulu bernama Burma, adalah provinsi dari India Britania.

Sebagai aksi solidaritas, di hari pengadilan Wa Lone dan Kyaw Soe Oo, sejumlah wartawan berkumpul dengan baju berwarna hitam untuk memprotes tindak kriminalisasi oleh pemerintah Myanmar. Mereka membawa plakat bertuliskan “Jurnalisme bukan kejahatan ” atau memakai kaos dengan tulisan “Lepaskan jurnalis yang ditangkap sekarang.”

Sejumlah pengamat dari PBB dan kedutaan negara asing, termasuk di antaranya Belanda, Australia, dan Inggris, juga mengikuti gelaran pengadilan.

Sementara itu, pejabat tinggi dari PBB dan beberapa negara, termasuk Inggris dan Kanada, telah menyerukan agar kedua jurnalis ini dibebaskan. (ra/presstv)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account