Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Liku-liku Minyak, Berawal dari ISIS Berakhir di Israel

Published 30/11/2015 5 Min Read
Share
5 Min Read
SHARE

LiputanIslam.com — Minyak yang diproduksi oleh kelompok teroris transnasional Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) digunakan untuk membiayai aksi ‘haus-darah’ mereka. Tetapi, bagaimana cara minyak tersebut diekstrak, lalu siapa yang menyalurkan atau bertanggungjawab pada transportasi, dan siapa yang menjual? Siapa yang membeli? Dan bagaimana minyak itu bisa mencapai Israel?

Minyak yang diproduksi dari wilayah yang dikuasai ISIS menjadi salah satu investigasi dari Al-Araby al-Jadeed. Emas hitam inilah yang menjadi salah satu sumber dana sehingga ISIS tetap bisa eksis.

Tetapi siapa yang membelinya? Siapa yang telah mendanai pembunuh brutal yang beroperasi di Irak dan Suriah? Bagaimana mereka bisa mendapatkan tangki minyak, dan siapa yang diuntungkan dengan hal ini?

ISIS mengeluarkan jutaan dollar dari pendapatan minyak untuk tetap mengatur wilayah yang mereka kontrol, yang saat ini dihuni oleh sekitar lima juta penduduk sipil.

ISIS menjual minyak curian milik Suriah dan Irak dengan harga yang sangat murah kepada penyelundup atau jaringan mafia Turki dan Kurdi, yang kemudian melabeli minyak tersebut seolah-olah berasal dari Pemerintah Daerah Kurdi.

Minyak itu lantas secara berkala disalurkan dari Turki menuju Israel, melalui para tengkulak.

Ladang Minyak

Di seluruh tempat yang dikontrol ISIS, baik di kawasan Irak maupun Suriah, ada papan pengumuman bahwa pengambilan foto dilarang keras, dan bagi pelanggar, keselamatan mereka tidak terjamin.

Ladang minyak ini beroperasi antara tujuh hingga sembilan jam per hari, dimulai dari senja hingga dini hari. Dan produksi ini dikerjakan oleh para pekerja dari Irak dan ahli mesin setempat, yang masih tetap bekerja (dan dipekerjakan) setelah ISIS menguasai wilayah tersebut.

ISIS sangat tergantung pada pendapatan minyak. Pasalnya, pemasukan lainnya seperti donasi, dan uang tebusan penculikan perlahan-lahan mulai berkurang. Para pekerja di ladang minyak yang dikuasai ISIS, sejauh ini hidup dengan baik-baik saja, begitu pula dengan keluarga mereka. Ini disebabkan karena mereka sangat berguna bagi kelangsungan ISIS.

Kapasitas minyak yang disuling ISIS pada tahun 2015 semakin meningkat setelah mereka menggunakan mesin hidrolik dan pompa listrik yang diperoleh setelah mereka menguasai kilang minyak Allas dan Ajeel di Tikrit, Irak.

ISIS juga berhasil menyita peralatan minyak dari perusahaan Asia di kilang minyak Mosul saat ISIS berhasil menguasai wilayah tersebut pada Juni 2014.

Di Suriah, ekstraksi minyak difokuskan pada kilang minyak Conoco dan al-Taim, yang terletak di Deir Ezzor. Sementara di Irak, ekstraksi minyak difokuskan pada al-Najma dan al-Qayara di dekat Mosul. Sementara itu, beberapa kilang minyak yang lebih kecil baik di Suriah dan Irak digunakan untuk membiayai anggota-anggota ISIS setempat.

Jika ditinjau dari jumlah tangki minyak yang bergerak dari Irak menuju Sirnak (kota di Turki), menurut Al-Araby, ISIS diperkirakan memproduksi sekitar 30.000 barrel per hari dari kilang-kilang minyak di Suriah dan Irak.

Al-Araby mendapatkan informasi bagaimana proses penyelundupan minyak ISIS dari seorang kolonel di unit Iraqi Intelligence Service, namun untuk alasan keamanan, identitasnya tidak diungkap.

Dokumen-dokumen

Dari informasi yang telah diverifikasi oleh pihak resmi keamanan Kurdi, para pekerja yang berada di antara perbatasan Turki dengan Kurdi Irak menyatakan bahwa satu dari tiga perusahaan minyak melakukan kesepakatan terkait minyak selundupan ISIS.

Kolonel Irak ini bekerja bersama peneliti dari AS untuk menghentikan arus pendanaan ISIS, menyampaikan kepada Al-Araby bahwa minyak selundupan ini kemudian dijual, termasuk ke Ashdod, Israel.

“Setelah minyak ini diekstrak dan dimuat ke dalam tangki minyak, lantas bergerak meninggalkan provinsi Nineveh (Nainawa), bergerak menuju Zakho, 88 km di utara Mosul. Zakho adalah kota yang dihuni oleh orang-orang Kurdi irak, dan berbatasan dengan Turki.”

Setelah minyak ini sampai di Zakho, kemudian mereka bertransaksi dengan mafia penyelundup. Asal mafia ini berbeda-beda. Mulai dari orang-orang Kurdi di Suriah dan Irak, dan ada juga beberapa orang Turki dan Iran.

Lalu, orang yang bertanggung jawab terhadap pengiriman minyak ini menjual kepada pihak yang memberikan penawaran tertinggi. Persaingan antara mafia adalah hal yang biasa, bahkan tak jarang berakhir dengan pembunuhan.

Penawar tertinggi kemudian membayar sekitar 10 hingga 25% dari total penjualan minyak tersebut dalam bentuk uang tunai (dollar Amerika Serikat) dan sisanya dibayar kemudian.

Para pengemudi lantas memindahkan muatan mereka kepada pengemudi lain yang telah memiliki surat izin untuk melakukan pengiriman dengan melewati perbatasan Turki. Setelah itu, mereka kembali ke wilayah yang dikuasai ISIS.

Lokasi untuk bertransaksi ini berada di beberapa titik sekitar Zakho, dan sebelum bertemu, ISIS melakukan kesepakatan melalui telepon dengan mafia terlebih dahulu. (ba)

___
Bersambung ke bagian kedua.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account