Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Liberia Cabut Status Darurat Ebola

Published 14/11/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

ebola liberiaMonrovia, LiputanIslam.com — Pemerintah Liberia mencabut status darurat virus ebola setelah kondisi penyebaran virus membaik. Namun peperangan melawan ebola masih tetap berlangsung.

Sebagaimana dilaporkan BBC News, Kamis (13/11) petang, Presiden Liberia Ellen Johnson Sirleaf menyebutkan alasan pencabutan status darurat setelah tidak ada lagi peningkatan jumlah penderita infeksi baru.

Sementara itu angka kematian yang telah terkonfirmasi saat ini adalah mencapai 5.160 orang, sebagian berasal dari 3 negara Afrika Barat Liberia, Guinea dan Sierra Leone. Di sisi lain percobaan penanganan virus ebola yang efektif akan dilakukan bulan depan di Afrika Barat.

Kelompok Medicins Sans Frontieres (MSF) atau dikenal juga dengan nama Doctores Without Borders, yang terlibat intensif dalam penanganan ebola mengatakan bahwa 3 pusat penanganan virus ebola miliknya akan melakukan penelitian terpisah tentang pencegahan ebola.

Dalam pidato yang disiarkan ke seluruh negara, Presiden Johnson Sirleaf mengatakan bahwa jam malam akan dikurangi dan pasar-pasar tradisional akan dibuka kembali. Sementara pemerintah juga melakukan persiapan untuk kembali membuka sekolah-sekolah.

Status darurat diterapkan sejak Agustus lalu yang memungkinkan otoritas daerah-daerah hingga ibukota Monrovia, untuk mencegah perpindahan warga di wilayah-wilayah terjangkit virus ebola demi mencegah penyebarannya.

Pencabutan kondisi darurat itu dilakukan setelah organisasi kesehatan dunia WHO mengumumkan bahwa tidak adanya lagi penambahan jumlah penderita virus di Guinea dan Liberia.

Namun beberapa laporan menyebutkan beberapa wilayah baru telah terkena wabah ini di Liberia. Demikian Associated Press melaporkan.

Dalam perkembangan lain MSF mengumumkan pengoperasian 3 klinik penelitian baru, 2 di antaranya di Guinea. Pada salah satu klinik akan diuji keampuhan darah penderita yang berhasil melawan virus ebola dan sembuh, untuk menyembuhkan pasien lain.

“Ini adalah bentuk kerjasama internasional yang tidak pernah terjadi sebelumnya, yang mencerminkan harapan bagi para pasien untuk mendapatkan perawatan yang sebenarnya,” kata jubir MSF Dr Annick Antierens.

Sekitar 400 orang akan terlibat dalam ujicoba ini, dan jika hasilnya positif akan disebarkan ke pusat-pusat penanganan ebola lainnya, diharapkan pada bulan Februari 2015.

Pada bulan September lalu WHO menyebutkan bahwa semua penalitian tentang ebola harus dilakukan dengan cepat.

Sementara itu disebutkan juga oleh BBC tentang telah siapnya 2 vaksin ebola buatan perusahaan farmasi GlaxoSmithKline (GSK) dan Public Health Agency of Canada, untuk menjalani ujicoba pada manusia.

Vaksin GSK tengah menjalani ujicoba di Mali, Inggris dan AS. Sedengkan vaksi buatan Kanada kini tengah diujicoba di AS.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account