Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Lebih dari 15.000 Warga Ukraina Melarikan Diri ke Rusia

Published 12/06/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

ukraine-city-hallKiev, LiputanIslam.com — Lebih dari 15.000 warga Ukriana timur melarikan diri ke Rusia menghindari konflik bersenjata. Demikian keterangan pimpinan kelompok separatis Ukraina.

“Sejauh yang kami ketahui, jumlah warga yang menjadi pengungsi adalah sekitar 15.000 orang,” kata pemimpin separatis Denis Pushilin.

Sekjen Organization for Security and Cooperation in Europe (OSCE) Lamberto Zannier, yang bertemu Menlu Rusian Sergei Lavrov di Moskow, Rabu (11/6), mengatakan rencananya pergi ke Rostov, Rusia selatan, untuk menemui para pengungsi Ukraina. Demikian laporan Itar-Tass hari ini (12/6).

“Saya rasa akan berguna untuk mendapatkan gambaran menyeluruh dengan berbicara dengan para saksi mata konflik di Ukraina timur agar mendapatkan pemahaman yang jelas dan tidak bias tentang apa yang terjadi di sana,” kata Lavrov usai pertemuan.

Anggota tim Ombudsman Rusia Ella Pamfilova mengatakan hari Rabu bahwa pengungsi Ukraina yang masuk ke wilayah Krimea juga telah meningkat tajam.

“Di sana ada sejumlah besar pengungsi yang masuk dari Ukraina, dari kota Slavyansk dan Kramatorsk, ke Krimea,” kata Pamfilova di hadapan parlemen Rusia.

“Kami telah menangani 2.000 pengungsi, namun kesulitan menangani para pengungsi yang lainnya,” tambahnya.

Menurut keterangan Pushilin militer Ukraina terus melancarkan serangannya dan menolak untuk membuka jalur pengungsian bagi warga sipil yang hendak meninggalkan Ukraina.

“Slavyansk dan Kramatorks terus-menerus ditembaki oleh artileri militer Ukrainan,” kata Pushilin.

Ia menambahkan bahwa kelompok separatis tengah mempertimbangkan untuk membentuk pasukan pengawal perbatasan sendiri.

Ia menyebutkan bahwa militer Ukraina menghindar untuk bertempur langsung dengan para militan separatis dan hanya melakukan serangan-serangan artileri terhadap kota-kota berpenduduk padat, termasuk Mariupol.

“Mariupol adalah kota Republik Rakyat Donetsk. Meski kami kehilangan kontrol atas sebagian fasilitas di dana termasuk bandara,” tambah Pushilin.

270 Tewas Selama Operasi Militer
Sementara itu kementrian kesehatan Ukraina hari Rabu (11/6) menyebutkan bahwa sebanyak 270 orang tewas selama berlangsungnya operasi militer di wilayah provinsi Donetsk dan Luganks yang memisahkan diri. Sebanyak 713 lainnya luka-luka.

“Sejak mulainya konflik, 225 orang telah tewas dan 576 menjalani pengobatan akibat luka-luka di Provinsi Donetsk. 150 orang masih dirawat di rumah sakit-rumah sakit. Di Provinsi Lugansk 45 orang tewas dan 137 orang luka-luka,” demikian keterangan kementrian kesehatan Ukraina sebagaimana dilaporkan ITAR-TASS.

Menteri kesehatan Oleg Musy juga menyebutkan bahwa sebanyak 10 rumah sakit di Donetsk dan Lugansk tidak bisa menjalankan fungsinya secara penuh karena situasi konflik.(ca/voice of russia)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account