Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Laporan Reuters Mengenai Perang Di Hudaydah

Published 12/07/2018 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

LiputanIslam.com –  Kantor berita Reuters menurunkan laporan yang menepis klaim berulang kali pasukan koalisi Arab pimpinan Arab Saudi, terutama Uni Emirat Arab (UEA), bahwa pasukannya berhasil menguasai Bandara Internasional, Hudaydah, Yaman.

Kantor berita yang berbasis di Amerika Serikat (AS) ini menyatakan pasukan koalisi Arab gagal mewujudkan obsesinya dalam pertempuran di kawasan pesisir barat Yaman yang tercatat sebagai pertempuran terbesar antara tentara Yaman dan pasukan Ansarullah (Houthi) di satu pihak dan pasukan loyalis mantan presiden Yaman Abd Rabbuh Mansour Hadi yang didukung pasukan koalisi Arab di pihak lain.

Seperti dikutip al-Alam, Rabu (11/7/2018), Reuters melaporkan bahwa pasukan koalisi Arab gagal mengusai pelabuhan laut maupun udara Hudaydah, dan ini praktis juga membuatnya gagal mencapai supremasi militer yang dapat mengatasi kelompok Ansarullah dalam upaya penyelesaian di bawah pengawasan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Menurut Reuters, koalisi Arab berjanji melancarkan operasi militer dalam tempo yang singkat untuk menguasai pelabuhan laut dan udara Hudaydah tanpa memasuki pusat kota demi menghindari terhentinya aktivitas pelabuhan yang menjadi urat nadi bagi jutaan penduduk Yaman. Namun, pasukan koalisi Arab ternyata gagal meraih kemajuan dalam serangan masifnya yang diklaim oleh Arab Saudi maupun UEA bertujuan memutus jalur logistik utama Ansarullah dan memaksanya duduk ke meja perundingan.

Koalisi Arab pada 20 Juni lalu mengumumkan pihaknya berhasil menguasai Bandara Hudaydah, namun pasukan lokal dan kelompok-kelompok penyalur bantuan mengatakan kepada Reuters bahwa pasukan koalisi tidak mengusai sepenuhnya bandara itu dan kawasan sekitarnya yang berjarak 20 kilometer dari kedua sisinya.

Reuters juga mengutip pernyataan Kepala Komisi Tinggi Revolusi Yaman Mohammad Ali al-Houthi bahwa pasukan koalisi “sama sekali tidak menguasai Bandara Hudaydah.”

Sementara itu, sumber pasukan pro mantan presiden Yaman Abd Rabbuh Mansour Hadi yang didukung koalisi Arab mengatakan bahwa Ansarullah menguasai sisi utara kawasan tersebut, sedangkan pasukan yang didukung koalisi berusaha mempertahankan posisi-posisinya di sisi selatan.

Seorang pejabat lembaga penyalur bantuan yang meminta namanya dirahasiakan mengatakan bahwa pasukan koalisi semula memang berhasil menerobos pagar Bandara Internasional Hudaydah, “tapi hal itu hanya berlangsung selama 24 jam karena mereka kemudian didesak keluar dari sana.”

Reuters menyebutkan bahwa Ansarullah yang mengusai berbagai kawasan Yaman yang lebih padat penduduk, termasuk Sanaa, ibu kota negara ini, juga menggunakan metode perang gerilya. Pasukan yang berada di bawah komando Uni Emirat Arab di dekat Bandara dan di jalur pesisir yang digunakan oleh pasukan koalisi untuk memulihkan penyaluran logistik pasukannya dari pangkalan-pangkalan militer di pesisir barat mendapat serangan-serangan kecil dari Ansarullah.

Uni Emirat Arab sempat mengumumkan penghentian operasi militer untuk sementara waktu, dan setelah itu pertempuran berkobar lagi. Pada Jumat dan Sabtu lalu pasukan yang didukung koalisi berusaha menekan Ansarullah agar menjauh dari pesisir demi mengamankan jalur pesisir selatan Hudaydah.

Direktur Program Timteng dan Afrika Utara untuk Kelompok Krisis Internasional, Joost Hilterman, mengatakan, “Sulit untuk melihat kelompok Ansarullah segera kalah di Hudaydah, walaupun seandainya pasukan koalisi mengaktifkan apa yang disebutnya resistensi lokal.”

Pasukan koalisi Arab pimpinan Arab Saudi yang didukung Barat mulai terlibat dalam perang Yaman pada Maret 2015 dengan dalih demi memulihkan pemerintahan Abd Rabbuh Mansour Hadi. (mm/alalam)

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account