KSEI: Milenial Dominasi Pasar Modal Indonesia

0
160

Sumber: kumparan.com

Lombok, Liputanislam.com— Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mengatakan jumlah investor di pasar modal (SID) didominasi oleh milenial dari jumlah total investor saat ini yang mencapai 2,28 juta.

Direktur Utama KSEI Budhi Prasetyo menyampaikan, memang jumlah aset investor milenial masih kecil dibandingkan dengan investor yang berusia di atas 60 tahun, tapi ini merupakan aset bagi masa depan investasi di Indonesia.

Baca: Target Pertumbuhan Investasi 2020 Dinilai Tak Realistis

“Tapi ini masa depan investasi Indonesia,” kata Budhi di Lombok, Jumat (26/10).

KSEI mencatat demografi investor milenial berusia di bawah 30 tahun mencapai 43,28 persen dengan jumlah aset sebesar Rp 12,15 triliun. Sementara demografi investor yang berusia di atas 60 tahun hanya sebesar 5,08 persen, namun jumlah asetnya terbanyak, yakni mencapai Rp 243,49 triliun. Kemudian, posisi selanjutnya adalah kelompok umur 51-60 tahun sebesar 9,90 persen dengan total aset mencapai Rp 101,98 triliun.

Dari sisi kelamin, investor terbanyak didominasi oleh kalangan laki-laki dengan total sebesar 53,27 persen. Sementara investor perempuan hanya mencapai 40,43 persen.

Adapun sisi penghasilan, investor dengan penghasilan antara Rp 10 juta hingga Rp 100 juta jumlahnya paling banyak diikuti oleh investor dengan penghasilan sebesar Rp 100 juta hingga Rp 500 juta. Kelompok terakhir adalah investor dengan penghasilan di bawah Rp 10 juta dengan total 12,69 persen.

Ketua Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) Octavianus Budiyanto menambahkan kehadiran investor milenial ini merupakan potensi besar untuk membangkitkan gairah Bursa Efek. Dia mengatakan, dalam dua tahun terakhir, pertumbuhan jumlah investor milenial lebih tinggi dibandingkan kalangan lainnya.

Dia menyampaikan, saat ini tren yang cenderung tertarik terhadap investasi di pasar modal adalah generasi milenial. Layanan dari sekuritas pun sudah disesuaikan dengan kebiasaan generasi milenial, seperti simplikasi kemudahan rekening, menggarap e proxy dan e voting saat rups. (sh/kompas/cnbcindonesia)

 

 

DISKUSI: