Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Krisis Ukraina: Uni Eropa Berikan Sanksi Tambahan untuk Rusia

Published 09/09/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

hermanKiev, LiputanIslam.com — Uni Eropa mengeluarkan sanksi tambahan kepada Rusia terkait dengan konflik di Ukraina. Sanksi baru itu mencakup pembatasan kepada perusahaan migas Rusia untuk melakukan transaksi besar di pasar-pasar keuangan Eropa.

Namun realisasi sanksi tersebut baru akan dilakukan “dalam beberapa hari ke depan”, bukan hari ini (9/9) sebagaimana disebutkan sebelumnya.

Presiden Dewan Uni Eropa Herman van Rompuy mengatakan bahwa sanksi tersebut ditujukan untuk “mendorong terjadinya perubahan atas langkah-langkah Rusia yang telah mendestabilisasi Ukraina timur”. Demikian laporan BBC News, Selasa (9/8).

Pemerintah Ukraina dan negara-negara barat telah sering menuduh Rusia terlibat dalam konflik di Ukraina, termasuk dengan mengirimkan pasukan dan persenjataan. Namun Rusia menolak tuduhan-tuduhan itu.

Rusia sebaliknya telah mengingatkan barat akan memblokir penerbangan internasional di atas wilayah Rusia jika Uni Eropa melanjutkan rencana sanksi tersebut. Sebelumnya Rusia telah menghentikan impor produk-produk makanan dari negara-negara barat sebagai langkah balasan atas sanksi yang dikenakan barat kepada Rusia.

Para diplomat mengatakan sanksi baru ini akan memukul bisnis perusahaan-perusanaan migas Rusia seperti Rosneft dan Transneft serta Gazprom. Akses perusahaan-perusahaan ini di pasar keuangan Eropa akan dibatasi, menghambat restrukturisasi keuangan Rosneft yang baru saja meminta bantuan keuangan kepada pemerintah senilai $42 miliar.

Sementara itu situasi gencatan senjata secara umum berlangsung sesuai harapan, meski organisasi kerjasama dan keamanan Eropa (OSCE), pada hari Senin (8/9) menyebut situasinya “mencekam”. Sebelumnya sempat terjadi tembak-menembak di pinggiran kota Donetsk dan Mariupol paska kesepakatan gencatan senjata hari Jumat (5/9).

Pada hari Senin (8/9) Presiden Ukraina Petro Poroshenko mengatakan bahwa pemberontak separatis telah membebaskan 1.200 tawanan perang, sesuai kesepakatan gencatan senjata yang meliputi tukar menukar tawanan perang. Namun tidak disebutkan berapa tawanan yang dibebaskan pihak pemerintah Ukraina.

Poroshenko berada di kota pelabuhana Mariupol untuk menginspeksi kondisi di kota strategis yang tengah terancam oleh kepungan pasukan pemberontak beberapa hari terakhir. Ia mengatakan bahwa pertahanan di kota itu akan ditingkatkan dan mengatakan bahwa pemberontak separatis akan mengalami kekalahan hebat jika menyerang kota ini.

Sebagaimana dilaporkan oleh BBC, Mariupol adalah kota terakhir di Provinsi Donetsk yang masih berada di bawah kekuasaan pasukan pemerintah. Kota ini juga memiliki posisi strategis karena menjadi penghubung antara wilayah Krimea dengan Rusia. Menguasai kota ini berarti memegang kendali atas kawasan Laut Azov.(ca)  

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account