Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Krisis Politik Venezuela, Militer Nyatakan Setia pada Presiden Maduro

Published 12/01/2016 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

militer venezuelaCaracas, LiputanIslam.com — Krisis politik yang terjadi di Venezuela memaksa militer negara itu untuk memberikan pernyataan sikapnya. Menteri Pertahanan merangkap Panglima Militer Jendral Vladimir Padrino,  Kamis pekan lalu (7/1) menyatakan ‘kesetian mutlak’, terhadap Maduro.

“Presiden adalah otoritas tertinggi negara dan kami menyatakan kesetiaan mutlak dan tanpa syarat kepada Presiden,” kata Padrino seperti dilansir Press TV.

Hal ini muncul setelah parlemen negeri tersebut, yang kini dikuasai kubu oposisi, bermaksud untuk melucuti kekuasaan politik Presiden Maduro. Parlemen juga bermaksud untuk memecat hakim-hakim Agung dan menunjuk pejabat-pejabat penting seperti Jaksa Agung. Tidak hanya itu, parlemen juga menyatakan maksudnya untuk mengganti konstitusi, membebaskan tokoh-tokoh oposisi pelaku kudeta, hingga menetapkan kondisi darurat negara.

Bahkan, pada hari Rabu (6/1), dalam pertemuan resmi pertama parlemen, foto mantan Presiden Hugo Chavez di ruang sidang telah diturunkan.

Jendral Padrino mengecam aksi penurunan foto Chavez, sebagaimana Presiden Maduro, dan mengancam akan mengerahkan masyarakat ke jalanan ibukota dengan membawa foto Chavez dan pemimpin revolusi Simon Bolivar.

Partai oposisi United Democratic Roundtable memenangkan mayoritas kursi parlemen dalam pemilihan bulan Desember 2015 lalu dan menguasai parlemen (National Assembly) untuk pertama kali sejak tahun 1999, ketika Hugo Chavez meraih kekuasaan.

Tidak lama setelah itu ketua parlemen baru Henry Ramos Allup mengatakan akan berusaha melengserkan Maduro dalam waktu enam bulan, meski pemerintahan Maduro baru akan berakhir pada tahun 2019. Oposisi menuduh Maduro telah gagal memimpin Venezuela, sementara Maduro dan pendukungnya menuduh oposisi berusaha melakukan kudeta ilegal.

Mahkamah Agung Ganjal ‘Kemenangan’ Oposisi
Sementara itu Mahkamah Agung Venezuela, hari Senin (11/1) menyatakan bahwa semua keputusan yang diambil parlemen tidak berlaku, setelah tiga anggota parlemen kubu oposisi dinyatakan meraih kemenangan secara ilegal.

“Keputusan-keputusan yang diambil atau akan diambil oleh National Assembly, sementara ketiga anggota parlemen itu berada di dalamnya, akan dianggap tidak berlaku,” demikian pernyataan Mahkamah Agung, Senin.

Pada bulan Desember Mahkamah Agung menyatakan tiga anggota parlemen dibatalkan kemenangannya setelah dinyatakan melakukan tindakan melawan hukum dalam pemilihan umum. Namun, minggu lalu National Assembly mengabaikan keputusan itu dengan tetap mengambil sumpah ketiganya.

“Langkah yang logis, demokratis dan bijaksana adalah National Assembly membatalkan sumpah ketiga anggota parlemen itu. Jika tidak, maka semua orang tidak akan mengakui mereka,” kata wakil ketua partai penguasa (Socialist Party) sekaligus mantan ketua parlemen Diosdado Cabello.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account