Krisis Kemanusiaan di Yaman Semakin Memburuk

0
151

Sana’a,LiputanIslam.com—Krisis kemanusiaan di Yaman terus memburuk. Wartawan Presstv di Yaman, Mohammed al-Attab, melaporkan pada Kamis (12/12) kemarin, bahwa saat ini berbagai rumah sakit di negara itu sedang kekurangan peralatan dan suplai obat-obatan. Hal ini berdampak pada melonjaknya jumlah pasien.

Berbagai rumah sakit di seluruh Yaman hanya mampu memenuhi 7 persen dari total perlengkapan medis dan obat-obatan yang dibutuhkan pasien.

Menteri Kesehatan Yaman, Dr. Taha Al-Mutawakil merilis laporan mengejutkan terkait angka kematian anak-anak di Yaman.

Baca: Israel Tangkap Sejumlah Petinggi Hamas di Al-Khalil

Ia menyebut, setiap tahun ada sekitar 400.000 anak yang meninggal, mayoritas disebabkan oleh dampak langsung atau pun tak langsung agresi Saudi ke Yaman.

Al-Mutawakil menambahkan, kurangnya perlengkapan dan suplai adalah alasan utama di balik meninggalnya anak-anak tersebut. Ia mengatakan bahwa hanya 1/5 bantuan medis internasional yang bisa digunakan.

Dalam tiga bulan terakhir, lebih dari 25 ribu penderita penyakit krinis meninggal akibat blokade rezim Arab Saudi ke Yaman.

Agresi militer koalisi pimpinan Arab Saudi telah berlangsung sejak Maret 2015. Tujuannya adalah untuk mengembalikan kekuasaan politik kepada rekan Arab Saudi di Yaman, Abd Rabbuh Mansur Hadi, dan melenyapkan kelompok Houthi. Namun, hingga saat ini, tujuan itu tak kunjung tercapai. Semantara, puluhan ribu orang di Yaman telah menjadi korban perang. Mereka menuntut agar rezim Saudi segera menghentikan agresinya ke Yaman. (fd/Presstv)

DISKUSI: