Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Krisis Imigran Eropa, Jalur Kereta Api Jerman-Denmark Ditutup

Published 10/09/2015 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

pengungsi denmarkKopenhagen, LiputanIslam.com — Pemerintah Denmark menutup jalur kereta api yang menghubungkan Denmark dengan Jerman setelah polisi menghentikan ratusan imigran di perbatasan. Pemerintah Denmark juga menutup jalan raya kedua negara setelah para imigran yang diturunkan dari kereta api mencoba memasuki Denmark dengan berjalan kaki.

Para imigran itu mengatakan tujuan mereka adalah Swedia.

Sementara itu Komisi Eropa kini tengah mengkaji usulan untuk membagi 120.000 imigran yang diterima masuk ke zona Uni Eropa kepada seluruh anggota Uni Eropa berdasarkan kuota yang ditetapkan bersama.

Seperti dilaporkan BBC News, operator kereta api Denmark, DSB, mengatakan seluruh rangkaian kereta api dari dan ke Jerman telah dihentikan selama waktu yang belum ditentukan.

Dua rangkaian kereta api yang membawa lebih dari 200 migran telah ditahana di Rodby, kota pelabuhan utama yang memiliki jalur ferry ke Jerman. Polisi Denmark mengatakan para imigan itu menolak meninggalkan kereta api karena tidak ingin didaftar di Denmark.

Polisis juga menutup sebagian jalar raya nomor E45, jalar raya utama antara Denmark dan Jerman, setelah sekitar 300 imigran meninggalkan sebuah rangkaian kereta api dan berjalan kaki menuju Swedia di dekat kota perbatasan Padborg.

Swedia menjadi tujuan utama para imigran setelah menyatakan akan memberikan ijin tinggal kepada para pengungsi Suriah. Berbeda dengan pemerintah Denmark yang lebih ketat dalam menerima imigran.

Sekitar 3.000 imigran telah memasuki negara itu sejak akhir pekan lalu.

Perdana Menteri Lars Lokke-Rasmussen mengatakan negaranya tengah menghadapi masalah serius dengan kedatangan para imigran itu.

“Ini jelas menunjukkan bahwa yang kita tengah menghadapi saat ini tidak hanya masalah pengungsian, tapi juga masalah migrasi,” katanya.

Pada hari Rabu (9/9) Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker mengumumkan rencana yang ‘cepat, tegas dan komprehensif’ dengan sistem kuota untuk membagi 120.000 imigran ke seluruh anggota Uni Eropa.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account