Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

KPU Myanmar Usulkan Penundaan Pemilu

Published 14/10/2015 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

myanmar electionYangoon, LiputanIslam.com — Badan penyelenggara pemilu Myanmar, Selasa (13/10), mengusulkan penundaan pemilihan umum yang sedianya akan digelar pada bulan November mendatang. Demikian pernyataan jurubicara partai oposisi pimpinan Aung San Suu Kyi.

Komisi Pemilihan Umum Myanmar (UEC) belum memastikan penundaan pemilu pada 8 November itu, namun partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) yang dipimpin Suu Kyi mengatakan ide tersebut diungkapkan dalam pertemuan partai-partai politik di ibukota Naypyidaw, lapor AFP seperti dilansir Antara, Rabu (14/10).

“Mereka bertanya apa pendapat kami soal penundaan pemilu,” kata Win Htein, jurubicara NLD, yang diperkirakan meraih suara mayoritas dalam pemilu, yang pertama kali diikutinya secara nasional sejak seperempat abad.

Berita mengenai pertemuan itu mengirimkan sinyal-sinyal kewaspadaan di seluruh negara yang pernah dipimpin junta itu, dimana demam pemilu sudah melanda. Setiap upaya untuk menghambat pemilu dinilai akan menimbulkan kekecewaan luar biasa di negara yang mendapat pujian Barat atas upaya bertahap keluar dari pemerintahan junta itu.

Win Htein tidak memberikan alasan bagi usulan Komisi Pemilihan Umum untuk menunda pemilu. Namun ia mengatakan, NLD dan Suu Kyi menentang usul itu, sementara partai penguasa mendukungnya. UEC sendiri belum memberikan komentar atas laporan tersebut.

Aturan pemilu menyebutkan bahwa pihak berwenang bisa menunda pemungutan suara di wilayah-wilayah konstituen yang terkena bencana alam atau kerusuhan. Sementara Myanmar masih dalam upaya pemulihan dari banjir besar yang menghancurkan infrastruktur di seluruh negara, namun mereka sebelumnya tidak berpikir untuk mengancam tanggal pelaksanaan pemilu.

Pada 2008, referendum nasional yang didukung militer digelar hanya beberapa hari setelah sebagian wilayah negara itu dihancurkan oleh Topan Nargis yang menewaskan sekitar 138 ribu orang.

Beberapa pejabat pada Selasa mengatakan mereka telah menunda pemungutan suara di sebagian besar wilayah utara provinsi Shan dan Kachin yang berbatasan dengan Tiongkok karena masih berlangsungnya pertempuran dengan pemberontak etnis.

“Beberapa desa mempunyai pembatasan keamanan dan kami khawatir soal itu. Kawasan lain berada di bawah kekuasaan Kachin (pemberontak) dimana kami tidak mampu menggelar pemilu,” kata Tun Aung Khaing, pejabat pemilu senior di provinsi Kachin kepada AFP.

Langkah itu telah diantisipasi dan terutama berdampak di kawasan-kawasan yang dilanda perang atau diluar kendali pemerintah, dimana beberapa suku minoritas masih menolak kekuasaan pemerintah.

Usul penundaan itu muncul ketika Myanmar tengah bersiap menandatangani gencatan senjata terbatas pada 15 Oktober dalam upaya mengakhiri perang sipil selama berdekade. Gencatan senjata antara militer dan pemberontak Kachin runtuh pada 2011 di bawah pemerintahan semi-sipil baru.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account