Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Korut Ubah Jam Standar Baru dengan “Waktu Pyongyang”

Published 08/08/2015 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

korea utaraSeoul, LiputanIslam.com — Korea Utara pada Jumat mengumumkan telah memundurkan waktu selama 30 menit dan meresmikan “Waktu Pyongyang” baru. Perubahan itu akan membuat standar waktu Korut menjadi GMT+8:30 atau 30 menit mundur dari waktu Korea Selatan pada GMT+9:00 yang sama dengan Jepang.

Korut mengatakan perubahan waktu yang disetujui hari Rabu oleh parlemen itu akan diberlakukan mulai 15 Agustus, berbarengan dengan peringatan ke-70 pembebasan semenanjung Korea dari pemerintahan kolonial Jepang pada 1910-1945.

“Kaum imperialis jahat Jepang melakukan kejahatan yang tidak bisa dimaafkan seperti merampas standar waktu Korea dan menginjak-injak tanahnya,” demikian kantor berita resmi Korut KCNA melaporkan dan dilansir Antara.

Waktu standar Korea sebelum masa penjajahan adalah GMT+8:30 namun kemudian diubah menyamai standar waktu Jepang pada 1912.

KCNA mengatakan keputusan parlemen itu menggambarkan “keyakinan dan kemauan tak tergoyahkan personel dan rakyat pada peringatan ke-70 pembebasan Korea.”

Kementerian Penyatuan Seoul, yang menangani masalah-masalah lintas batas, mengatakan perbedaan waktu antara Korut dan Korsel menimbulkan berbagai tantangan, termasuk operasi kompleks industri gabungan Kaesong yang berlokasi di dalam wilayah Korut.

“Dalam jangka pendek, akan ada beberapa ketidaknyamanan dalam memasuki dan meninggalkan Kaesong,” kata juru bicara kementerian Jeong Joon-Hee kepada wartawan.

“Dan dalam jangka panjang, akan ada beberapa kegagalan upaya untuk menyatukan standar dan mengurangi perbedaan antara kedua belah pihak,” kata Jeong.

Korsel pada 1954 telah mengubah standar waktunya –untuk menunjukkan terputusnya mereka dengan pemerintahan Jepang– namun kembali ke standar Jepang pada 1961 setelah Park Chung-Hee berkuasa melalui kudeta militer.

Dasar pemikiran Park adalah bahwa kedua sekutu AS di kawasan itu –Korsel dan Jepang– seharusnya beroperasi dengan standar waktu sama untuk memfasilitasi perencanaan operasi.

Para pengamat mengatakan perubahan waktu Pyongyang bertujuan untuk menopang penuturannya yang menggambarkan Korut sebagai Korea yang asli dan “otentik” sementara Korsel adalah tanah yang sudah dicemari oleh dominasi asing.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account