Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Korsel Ancam Korut terkait Pembekuan Aset

Published 12/02/2016 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

kaesongSeoul, LiputanIslam.com — Korea Selatan memperingatakan Korea Utara, Jumat (12/2), atas tindakan yang dianggap ilegal dengan membekukan aset perusahaan-perusahaan Korea Selatan dan mengusir pegawai dari kawasan industri bersama Kaesong.

Menteri Penyatuan Seoul Hong Yong-Pyo mengatakan keputusan Pyongyang untuk mengusir perusahaan-perusahaan Korea Selatan “sangat disesalkan” dan menambahkan Korea Utara harus bertanggung jawab penuh atas dampak apa pun.

Korea Utara, Kamis, mengatakan sepenuhnya menutup Kaesong dan menempatkan kawasan itu di bawah kendali militer. Semua warga Korea Selatan yang bekerja di kawasan itu, yang terletak 10 kilometer (6 mil) di dalam wilayah Korea Utara, diusir dan diberitahukan mereka hanya bisa membawa barang pribadi.

Korea Utara juga memerintahkan “pembekuan seutuhnya” semua aset yang tertinggal, termasuk bahan-bahan baku, produk, dan perlengkapan.

Pyongyang mengatakan gerakan itu sebagai tanggapan atas keputusan Seoul sehari sebelumnya untuk menghentikan kegiatan di 124 perusahaan Korea Selatan di Kaesong, karena menentang uji nuklir dan roket jarak jauh Korea Utara baru-baru ini.

“Korea Utara mengusir warga kami dalam waktu sangat singkat, melarang mereka membawa barang jadi dan membekukan secara ilegal semua aset berharga,” kata Hong seperti dilansir Antara.

Dia juga mengecam “langkah yang keterlaluan dan tidak adil” yang dilakukan Pyongyang dengan memutus dua pusat pengaduan komunikasi tersisa dengan Korea Selatan.

“Korea Utara harus bertanggung jawab untuk apa pun yang terjadi sekarang,” ujarnya tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Sebelumnya, menurut laporan Reuters, Korea Utara mengatakan mengusir semua warga Korea Selatan dari kawasan industri bersama Kaesong pada Kamis dan menyebut langkah Selatan menghentikan kegiatan sebagai balasan atas peluncuran roket Korea Utara pada Minggu itu adalah “pernyataan perang”.

Utara menyatakan kawasan industri itu, yang dikelola bersama pesaingnya sebagai lambang kerja sama lebih dari sepuluh tahun, menjadi kawasan militer, kata badan penangan hubungan dengan Seoul, seperti dikutip kantor berita resmi KCNA.

Menghentikan kegiatan di taman industri, tempat 124 perusahaan Korea Selatan mempekerjakan sekitar 55.000 warga Korea Utara, berarti memotong sisa kerja sama Utara-Selatan, kesempatan langka warga Korea saling berhubungan setiap hari karena terpecah akibat perang 1950-1953.

Seorang pejabat pemerintah Korea Selatan yang terlibat dalam kebijakan Korea Utara mengatakan sulit untuk melihat bagaimana kegiatan dapat dilanjutkan dalam waktu dekat di Kaesong, yang dibuka pada tahun 2005.

Meskipun hubungan Utara-Selatan fluktuatif selama bertahun-tahun, Kaesong ditutup hanya sekali, selama lima bulan pada 2013, di tengah ketegangan yang meningkat setelah uji nuklir ketiga Korea Utara. Masa depan kawasan itu sering tampak tidak menentu selama sepuluh tahun terakhir, demikian laporan AFP.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account