Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Korea Utara Akui Tengah Menghadapi Kekeringan Terburuk

Published 17/06/2015 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

kekeringan korutPyongyang, LiputanIslam.com — Pemerintah Korea Utara (Korut) mengakui negaranya tengah menghadapi kekeringan terburuk dalam seabad terakhir, memicu kekhawatiran terjadinya kekurangan makanan di negara itu.

Seperti dilansir BBC News, Rabu (17/6), kantor berita Korut KCNA melaporkan bahwa wilayah-wilayah penghasil beras telah terkena dampak buruk kekeringan dan lebih dari 30% tanaman padi yang ditanam terancam mati karena kekeringan.

Ratusan ribu warga Korut diyakini menderita kelaparan akibat musim kering yang menggagalkan produksi pertanian tahun 1990-an. Namun, musim kering kali ini diperkirakan tidak akan seburuk kala itu, setelah pemerintah melakukan sejumlah reformasi pertanian. Demikian laporan KCNA menyebutkan.

Organisasi pakan United Nations World Food Programme (UNWFP) mengatakan bahwa Korut secara rutin mengalami kekurangan makanan dan sekitar 1/3 anak-anak di negara itu mengalami kekurangan gizi.

Pernyataan yang disampaikan pemerintah melalui KCNA ini menjadi sesuatu yang janggal, mengingat selama ini pemerintah sangat tertutup tentang hal-hal buruk yang terjadi di negara itu. BBC menyebut hal itu mengindikasikan masalah yang dihadapi Korut sangat serius dan pemerintah membutuhkan bantuan internasional. Hal ini juga hampir bersamaan dengan pelepasan 2 orang tahanan politik asal Korea Selatan.

KCNA melaporkan bahwa tahun ini sebanyak 441.560 hektar lahan sawah telah ditanami padi, namun 136.200 hektar di antaranya mengalami kekeringan. Di beberapa wilayah di provinsi-provinsi Hwanghae Selatan dan Hwanghae Utara kekeringan bahkan mencapai 80% dari lahan sawah yang ditanami. Provinsi-provinsi lain yang terkena dampak buruk musim kering adalah Phyongan Selatan dan Hamgyong Selatan.

Untuk mengurangi kerugian, pemerintah mencanangkan penanaman komoditas pengganti yang lebih tahan kekeringan.

Kekeringan di Korut tersebut juga dikonfirmasi oleh pernyataan Dubes Denmark untuk Korea Selatan dan Korea Utara Thomas Lehman kepada Reuters. Mengaku telah mengunjungi wilayah-wilayah yang dilanda kekeringan pada bulan Mei lalu, ia mengatakan:

“Kekurangan air telah membuat banyak kerusakan atas apa yang disebut dengan tanaman musim semi, dan penanaman padi menjadi sangat sulit dengan jumlah air yang tidak mencukupi.”

Tahun lalu Korut mengalami musim kering terburuk dalam 30 tahun. Demikian BBC melaporkan.

Sejumlah negara termasuk Korea Selatan secara rutin memberikan bantuan bahan-bahan makanan ke Korut. Pada bulan April lalu PBB memberikan bantuan senilai $111 juta kepada Korut untuk kegiatan pertanian, makanan dan sanitasi.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account