Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Korban “Sterilisasi Maut” India Bertambah

Published 13/11/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

tubektomi mautNew Delhi, LiputanIslam.com — Seorang wanita tewas dan 15 lainnya harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit setelah sebelumnya mereka menjalani operasi tubektomi (sterilisasi) di sebuah klinik pemerintah (puskesmas) di negara bagian Chhattisgarh pada hari Senin (10/11).

Sebagaimana dilaporkan BBC News, Rabu (12/11), ini adalah peristiwa “sterilisasi maut” kedua dalam minggu di India setelah sebelumnya sebanyak 13 orang wanita tewas (sebelumnya diberitakan LI sebanyak 11 orang) setelah menjalani sterilisasi di klinik lainnya di negara bagian yang sama, pada hari Sabtu (8/11). Sementara lebih dari 60 orang wanita lainnya harus menjalani perawatan intensif akibat operasi itu.

Aksi-aksi protes pun digelar warga akibat insiden-insiden ini, sementara pemerintah telah memerintahkan dilakukannya penyelidikan intensif.

Insiden “sterilisasi maut” terakhir terjadi di klinik pemerintah di distrik Bilaspur, negara bagian Chhattisgarh, India. Wanita yang meninggal itu berasal dari suku Baiga yang dilindungi pemerintah. Jumlah suku ini yang terus berkurang di antara penduduk India yang bertambah, sebenarnya membuat tindakan sterilisasi kepada mereka merupakan tindakan ilegal.

Belum ada keterangan lebih rinci mengenai operasi sterilisasi massal pada hari Senin kecuali jumlah korbannya. Adapun operasi sterilisasi massal hari Sabtu dilakukan oleh seorang dokter dan asistennya terhadap 83 orang wanita di Desa Pendari, Distrik Bilaspur.

Menurut aturan, seorang dokter hanya boleh melakukan operasi sterilisasi sebanyak 35 orang sehari. Setelah menjalani operasi, para wanita itu mengeluh sakit-sakit dan demam yang disertai muntah-muntah, serta tekanan darah yang anjlok.

Sebuah tim dokter telah dikirim dari New Delhi untuk membantu menangani korban “sterilisasi maut” itu. Seorang dokter, Anjan Trikha, mengatakan kepada wartawan bahwa penyebab kematian-kematian itu masih belum diketahui pasti.

“Penyebab kematian baru diketahui setelah semua hasil laboratorium dan otopsi diketahui,” katanya.

“Perhatian utama kami saat ini adalah mencegah tidak ada lagi korban selanjutnya,” tambahnya.

Para pejabat kesehatan lokal membantah bertanggungjawab atas insiden-insiden maut tersebut, sementara beberapa sumber menyebutkan bahwa para awak medis telah mendapatkan tekanan dari pemerintah untuk melakukan program sterilisasi seintensif mungkin, meski dengan sumber daya terbatas.

Pemerintah telah menawarkan santunan senilai sekitar Rp 70 juta bagi seluruh keluarga korban. Sementara partai oposisi Congress menyerukan aksi mogok dan pengunduran diri Menteri Kesehatan Amar Agrawal.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account