Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Konflik Hizbullah-Israel Pasca Serangan Siber*

Published 20/09/2024 5 Min Read
Share
5 Min Read
SHARE

London, LiputanIslam.com –Serangan siber Israel terhadap sistem komunikasi Hizbulah telah menjatuhkan banyak korban. Tak dapat dipungkiri, ini merupakan peristiwa dramatis dan serangan telak secara militer maupun mental. Namun, buntut dari peristiwa ini bisa jadi tak akan kalah tragisnya bagi rezim pendudukan Israel yang sedang bergelut di beberapa front terbuka.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu nekat melancarkan serangan sedemikian rupa demi meluapkan kekesalan atas rontoknya sistem pertahanan udara Isral. Dengan cara demikian dia mencoba memulihkan mental tentara Zionis dan memuskan opini publiknya setelah Israel mendapat pukulan-pukulan hebat di Jalur Gaza, Tepi Barat, Galilee, dan belakangan ini hantaman sengit dari Yaman, yang telah melesatkan rudal  hipersonik “Palestina 2” terhadap sasaran di jantung Tel Aviv, setelah jauh hari sebelumnya meluncurkan drone serang  yang menempuh jarak 2040 kilometer dan kemudian meledak hanya beberapa meter dari Kedubes AS di Tel Aviv.

Israel sudah 11 bulan telah mengerahkan kekuatan militernya di Jalur Gaza, namun tak kunjung berhasil menumpas Hamas dan faksi-faksi pejuang Palestina lain di sana. Sebaliknya, tentara Israel menderita banyak kerugian, dan kehilangan wibawanya. Dalam kondisi demikian, jelas tak mungkin Israel dapat mengalahkan Hizbullah, yang memiliki arsenal rudal presisi berjumlah 150,000 unit serta jaringan terowongan bawah tanah dengan luas area lebih dari separuh wilayah darat Lebanon, dan memiliki pula lebih dari 150,000 kombatan, yang tak pernah terlibat perang kecuali meraih kemenangan, mulai dari Lebanon selatan, hingga Irak dan kemudian Suriah.

Netanyahu yang menderita frustasi berusaha memperluas zona perang dan melibatkan AS di dalamnya agar dia dapat lolos dari krisis. Karena itu dia melancarkan serangan siber, yang bisa jadi juga sebagai persiapan untuk melancarkan serangan darat dan mengulangi okupasi atas Lebanon, setidaknya di bagian selatannya, menumpas Hizbullah, dan kembali kepada keadaan pra kekalahan pasukan Zionis pada tahun 2000 di mana mereka terpaksa angkat kaki dari Lebanon demi menghindari kerugian yang lebih besar akibat gempuran kubu resistensi yang dipimpin Hizbullah.

Netanyahu menggantungkan harapannya pada asumsi bahwa Hizbullah tak menghendaki perluasan perang sehingga reaksi Hizbullah tidak besar dan tak sampai menggunakan semua ataupun sebagian rudal presisinya untuk menggempur kota-kota besar di Palestina pendudukan semisal Haifa, Tel Aviv dan Al-Quds beserta fasilitas infrastrukturnya, termasuk pusat-pusat suplai air dan listrik serta bandara dan pelabuhan laut.

Serangan siber yang telak memungkinkan Hizbullah untuk meninjau ulang kebijakannya selama ini di mana mereka merasa cukup hanya dengan perang atrisi di bagian utara Palestina pendudukan. Hizbullah bisa jadi akan bertindak lebih jauh setelah strategi kesabaran ternyata kontra-produktif dan malah mendorong Netanyahu untuk melakukan eskalasi dan meningkatkan serangan provokatif.

Kesabaran adalah hal yang sama selama ini juga dijalani oleh faksi-faksi pejuang resistensi lainnya di Gaza, Tepi Barat, Yaman, Irak dan Suriah di mana mereka sedapat mungkin menghindari jatuhnya korban dari kalangan yang bagaimana pun juga dipandang oleh khalayak dunia sebagai warga sipil, dan karena itu mereka berfokus hanya pada target-target militer.

Komitmen moral demikian jelas-jelas tak diindahkan oleh pihak Israel, yang bahkan melakukan genosida di Jalur Gaza, dan kini menebar serangan teror berbasis siber di Lebanon. Komitmen moral demikian, sebagaimana dikata banyak orang, sepertinya sudah tidak relevan lagi untuk diindahkan oleh elemen-elemen Poros Resistensi, terutama di Gaza dan Lebanon selatan.

Netanyahu telah menyulut api perang skala besar dengan melancarkan pembunuhan massal di Lebanon selatan yang dilakukan dengan koordinasi dan dukungan penuh dengan AS. Karena itu, Netanyahu harus menantikan semua dampaknya yang akan fatal.

Serangan darat atau serangan udara secara meluas Israel terhadap Lebanon akan menjadi babak awal bagi tamatnya negara pendudukan Zionis, sebab akan mengobarkan perang skala regional. Warga Zionis bagian utara Palestina pendudukan yang selama ini terpaksa mengungsi ke wilayah tengah dan selatan, alih-alih dapat pulang, justru akan kabur bersama  lebih dari tujuh juta orang Zionis lainnya ke Eropa, AS, Kanada dan Australia, itu pun melalui jalur laut, karena tidak akan bandara maupun pesawat yang akan datang menyelamatkan mereka seperti terjadi pada para antek AS di Vietnam dan Afghanistan.

Pernyataan awal yang dirilis Hizbullah menyusul serangan siber Israel berisi ancaman pembalasan atas tragedi yang menjatuhkan banyak korban, yang sebagian besar adalah warga sipil pendukung Hizbullah, tersebut.

Ada dugaan kuat, termasuk di Israel sendiri, bahwa dalam pembalasan yang akan datang, Hizbullah tidak akan lagi banyak perhitungan sebagaimana balasan-balasan sebelumnya. Dan dapat dipastikan bahwa akan terjadi transformasi besar, krusial dan fundamental di Timteng, atau bahkan bisa di dunia. (mm)

* Artikel ini disadur dari tulisan Abdel Bari Atwan, pemred media online Rai Al-Youm, London.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love1
Cry0
Sad0
Happy1
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account