Koalisi AS Akui Telah Bunuh Ribuan Warga Sipil di Suriah dan Irak

0
103

Washington, LiputanIslam.com–Koalisi militer pimpinan AS yang konon memerangi kelompok teroris ISIS akhirnya mengakui bahwa mereka telah menewaskan lebih dari 1.300 warga sipil di Irak dan Suriah.

“Koalisi [kami] melakukan 34.514 serangan antara Agustus 2014 dan akhir Mei 2019” dan selama periode ini “setidaknya 1.319 warga sipil tidak sengaja terbunuh…,” demikian pengakuan aliansi AS pada Kamis (27/6). Mereka juga mengaku masih meneliti 159 laporan tambahan tentang korban sipil.

Angka ini jauh lebih rendah daripada angka kematian yang ditemukan oleh organisasi-organisasi pemantau perang di Irak dan Suriah.

Contohnya, organisasi bernama Airwars memperkirakan lebih dari 8.000 warga sipil tewas di tangan militer pimpinan AS. Pada akhir April lalu, organisasi Amnesty International dan Airwars menemukan bahwa serangan udara dan artileri oleh AS dan sekutunya telah menewaskan lebih dari 1.600 warga sipil hanya dalam empat bulan di kota Raqqah, Suriah.

AS dan sekutunya telah membombardir posisi ISIS di Suriah sejak September 2014 tanpa izin dari pemerintah Damaskus atau mandat PBB. Dalam banyak kesempatan, serangan-serangan itu malah mengakibatkan korban sipil dan gagal memenuhi tujuan mereka yaitu melawan terorisme.

Pada bulan November lalu, Rusia melaporkan bahwa pesawat tempur AS menggunakan bom fosfor putih dalam serangan udara mereka terhadap daerah berpenduduk sipil di sebelah timur Sungai Eufrat di Suriah. (ra/presstv)

 

DISKUSI: