Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Kisah Winda, Penghuni Gerobak yang Diusir dari Rumah Sakit

Published 07/01/2015 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE
winda dalam gerobak
Winda dalam gerobak (foto: publicapos.com)

Bandar Lampung, LiputanIslam.com–Windasari adalah seorang tunawisma yang sehari-harinya tinggal di gerobak bersama suami dan anaknya. Mereka berkeliling mencari barang rongsokan sebagai sumber nafkah. Ketika kaki Winda luka akibat ditabrak motor, diabetes yang dideritanya memperparah kondisinya. Dia sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Moeloek Lampung, namun akhirnya terpaksa pergi karena pihak rumah sakit mengusirnya.

Sagimin (35), suami Windasari, mengaku keluarganya memang tidak memiliki KTP karena tidak memiliki tempat tinggal. Selama ini, dia beserta istri dan anaknya hanya tinggal di gerobak yang kerap keliling, untuk mencari rongsokan.

“Pihak rumah sakit menawarkan saya untuk mendapat perawatan gratis namun harus menggunakan KTP, saya tidak punya itu dan akhirnya istri saya disuruh pulang saja,” kata Sagimin, seperti dikutip Kompas (5/1/2015).

Sebelumnya, Winda sempat dirawat di RS itu selama lima hari. Dia menderita luka dan bengkak pada kedua kakinya yang dipicu penyakit diabetes yang diidapnya. Selama dalam perawatan di RSUD pasien ini mengaku ditelantarkan, bahkan diusir oleh perawat yang bertugas. “Saya dimarah-marahi, katanya disuruh pulang saja,” kata dia.

Selain tak mendapat perawatan laiknya pasien, Winda juga mengaku kehausan dan kelaparan. “Saya tidak diberi makan dan minum. Kalaupun diberi, itu makanan yang sudah kemarin-kemarin,” keluh dia lagi.

Sampai akhirnya pada Minggu sore (4/1/2015), Winda terpaksa pulang meski kondisinya kesehatannya masih belum pulih. Luka pada kakinya meski sudah dibaluri bedak dan ditambal dengan kapas serta tisu, tetap saja mengeluarkan bau busuk dan bahkan belatung.

Dalam kondisi itu, dia tetap diangkut dengan gerobak dan tetap berada di sana sampai akhirnya ada seorang relawan mengantarkannya dirawat kembali ke rumah sakit lainnya.

Direktur RSUD Lampung Heri Djoko Subandriyo membantah telah menelantarkan pasien tunawisma. Menurut dia, saat dipulangkan pasien Winda sudah lebih baik kondisinya. “Dia dirawat di sini sudah tiga kali pertama disebabkan kecelakaan sekitar Mei 2013 lalu, kemudian pada Agustus 2014 dirawat lagi karena diare dan kemarin pada 28 Desember 2014 karena diabetes,” kata dia, seperti dikutip Kompas.

Lebih lanjut, dia mengatakan, dokter yang merawatnya menyatakan kesehatan pasien sudah lebih baik hanya perlu dilakukan rawat jalan saja. “Semua pasien yang dirawat di sini mendapat perlakuan yang sama, soal statusnya sebagai tunawisma, kami sudah mendapatkan persetujuan dari Dinas Sosial sejak pertama kali dia dirawat,” kilah dia.

Tanggapan Pemerintah Provinsi

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menilai kecil persoalan pengusiran pasien miskin bernama Winda Sari (25) dari Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM). Instansi itu menganggap hal tersebut bukan sesuatu masalah yang besar.

“Hanya persoalan seperti itu kan bisa dikomunikasikan ke asisten atau instansi terkait lainnya. Saya (sekretaris provinsi), gubernur, dan wakil gubernur banyak urusan besar yang harus diurusi. Saya bukan tidak mau mengomentari. Hanya saja, banyak hal lain yang harus saya urus,” kata Sekretaris Provinsi Lampung Arinal Djunaidi, seperti dikutip duajurai.com (5/1/2015).

Sebaliknya, Arinal justru menyarankan pihak yang dihubungi ihwal pengusiran pasien itu adalah RSUDAM. Padahal, rumah sakit pemerintah itu sudah menggelar konferensi pers mengenai pengusiran Winda. “Kalau ada hal yang tidak sesuai dengan faktanya dan persoalannya tidak terselesaikan baru lapor ke kami,” ujar dia.

Berbeda dengan Pemprov Lampung, Kementerian Kesehatan justru akan menginvestigasi dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Lampung terkait pengusiran pasien pemulung. Hal ini disampaikan langsung oleh Murti Utami, Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Kesehatan. “Langkah awal, koordinasi. Supaya kami dapat informasi yang komprehensif soal ini,” kata Murti kepada duajurai.com melalui sambungan telepon, Senin. (fa)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account