Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Kepastian Balasan Iran Terhadap Israel

Published 26/04/2018 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

LiputanIslam.com –  Tanggal 12 Mei mendatang adalah tanggal yang telah ditetapkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS)dalam ancamannya untuk keluar dari perjanjian nuklir Iran (JCPOA). Mendekati tanggal itu, aksi saling ancam kian meningkat antara AS dan Israel di satu pihak dan Iran di pihak lain, sementara Suriah berpotensi kuat menjadi ajang konfrontasi antara kedua pihak.

Trump dalam cuitan panasnya di Twitter menyatakan, “Iran akan menghadapi masalah yang lebih besar daripada waktu-waktu sebelumnya jika memulai lagi program senjata nuklirnya, dan akan menjadi penyebab semua persoalan di Timteng.”

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga membuat pernyataan yang bahkan tak kalah tajamnya. “Kami tidak akan membiarkan negara-negara yang menghendaki kebinasaan kami memiliki senjata nuklir. Perjanjian (nuklir Iran) itu harus dirombak secara total atau dibatalkan secara total.”

Semua pernyataan ini dapat dipastikan tidak membuat Iran gentar dan mengendurkan sikap hingga kemudian menyudahi ujicoba rudal-rudal balistiknya yang menjadi sumber keresahan Rezim Zionis Israel dan militer AS di kawasan Teluk Persia. Iran tetap akan teguh pada pendiriannya selama ini, terlebih karena Iran tahu persis, termasuk dari pengalaman berbagai pihak lain di kawasan, bahwa mundur selangkah hanya akan mengundang serangkaian langkah mundur selanjutnya tanpa ada batas. Jadi, sikap pantang tunduk kepada tekanan AS resikonya justru lebih lebih ringan daripada tunduk.

Realitas ini telah disinggung oleh Sekretaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran dalam pernyataannya di televisi bahwa negara repuplik Islam ini tidak akan pernah sudi membayar “upeti” kepada AS untuk mempertahankan JCPOA. Dia juga menegaskan kepada Israel bahwa balasan Iran atas serangan Israel ke Lanud T-4 yang mengugurkan tujuh penasehat militer Iran di Suriah adalah perkara pasti, dan bahwa Iran sendirilah yang akan menentukan waktu, tempat, dan bentuk balasan itu.

Sumber-sumber yang dekat Hizbullah juga memastikan Iran akan membalas Israel dengan serangan yang volume dan dampaknya akan mengejutkan. Menurut mereka, Iran “tidak mungkin mundur dari masalah stategis ini, karena menyangkut wibawa negara Iran.”

Koran Israel Yedioth Ahronoth mengutip pernyataan seorang pejabat Israel bahwa militer Zionis memandang ancaman Iran itu serius dan bersiaga menghadapinya. Sedangkan Menhan Israel Avigdor Lieberman juga melontarkan pernyataan keras yang membidik Suriah.

“Tentara Israel akan bereaksi jika Suriah menggunakan rudal-rudal pertahanan Suriah terhadap jet-jet tempur kami, karena senjata-senjata pertahanan ini tidak seharusnya digunakan terhadap kami, sebab kami tidak mencampuri urusan internal Suriah,” katanya.

Sebagaimana diakui oleh mantan kepala staf Angkatan Udara Israel, dalam lima tahun terakhir rezim penjajah Palestina ini telah ratusan kali melancarkan serangan udara ke wilayah Suriah. Karena itu, aneh sekali ketika Lieberman menyatakan Israel tidak mencampuri urusan internal Suriah. Dia bahkan sudah sangat berlebihan ketika mengancam akan menyerang Suriah jika Suriah menggunakan sistem pertahanan udara buatan Rusia, padahal penggunaan sistem ini oleh Suriah semata untuk membela diri.

Ketua Dewan Kebijakan Iran Laksamana Ali Shamkhani mengingatkan bahwa Israel pasti akan mendapat “hukuman”, dan tak bisa tidak. Ini menandakan bahwa balasan Iran sudah dekat, dan bisa jadi akan dilakukan usai pemilu parlemen Lebanon pada 6 Mei mendatang, sebab Hizbullah berharap pemilu ini berlangsung sukses tanpa ada penundaan sama sekali, dan seminggu menjelang keputusan final Trump terkait JCPOA.

Sebagian besar perang Timteng, demikian pula revolusi dan aksi-aksi kudetanya, berkobar di musim panas. Karena itu, musim panas kali ini juga berpotensi berkobar, mengingat terjadinya eskalasi ancaman kedua pihak, dan terutama membengkaknya kerisauan Israel.

Bangsa-bangsa Timteng sudah banyak teruji oleh peperangan yang melanda wilayah mereka sehingga mereka lebih siap menghadapi segala kemungkinan terburuk. Sebaliknya, wilayah Israel belum pernah tersentuh kobaran api pertempuran langsung. Namun, dalam perang yang akan datang Israel tampak tidak akan dapat selamanya demikian. (mm/rayalyoum)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account