Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Kepala Inteligen Ditangkap Inggris, Pemerintah Rwanda Marah

Published 23/06/2015 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

karenzi_karake2Kigali, LiputanIslam.com — Pemerintah Rwanda menyatakan kemarahannya setelah kepala inteligennya ditangkap polisi Inggris karena tuduhan keterlibatan pembunuhan massal. Atas aksi penangkapan Karenzi Karake tersebut, pemerintah Rwanda menyebutnya sebagai aksi biadab.

Jendral Karenzi Karake (54 tahun) ditangkap di Bandara Heathrow hari Sabtu (20/6), atas tuduhan memerintahkan pembunuhan massal dalam perang saudara tahun 1994 di Rwanda. Ia ditangkap atas perintah otoritas pengadilan Spanyol.

Diplomat senior Rwanda di Inggris, Williams Nkurunziza, menyebut penangkapan itu sebagai ‘mempermalukan kesadaran kolektif rakyat Rwanda’. Sementara Menlu Rwanda Louise Mushikiwabo menyebut penangkapan itu sebagai tindakan biadab.

Lebih jauh, ia bahkan membawa masalah ini ke persoalan diskriminasi barat-Afrika.

“Solidaritas barat untuk merendahkan warga Afrika tidak bisa diterima,” kata Mushikiwabo seperti dilansir BBC News, Selasa (23/6).

Sementara itu Andrew Mitchell, mantan Menteri Pembangunan Internasional Inggris yang memiliki kedekatan dengan para pemimpin Afrika, mengatakan penangkapan itu sebagai penyelewengan hukum yang patut dicela.

Pada tahun 2008 penyidik federal Spanyol Andreu Merelles mendakwa Jendral Karake terlibat kejahatan perang bersama 39 pejabat dan mantan pejabat Rwanda lainnya. Ia juga dituduh bertanggungjawab atas kematian 3 warga Spanyol di Rwanda.

Sementara itu pemerintah Rwanda mempertanyakan alasan penangkapan tersebut, karena sebelumnya Jendral Karake telah berkali-kali datang ke Inggris dan tidak ada masalah apapun.

“Setiap pendapat tentang 40 pemimpin kami bersalah atas kejahatan kemanusiaan adalah pelecehan terhadap kesadaran kolektif kami,” kata Nkurunziza.

Jendral Karake adalah pemimpin kelompok gerilyawan Rwandan Patriotic Front (RPF) yang terlibat perang saudara. Kini ia menjabat sebagai Direktur National Intelligence and Security Services.

Mendapat julukan ‘KK’, pemerintah Rwanda memujinya sebagai orang yang berhasil menghentikan perang saudara. Ia pernah ditunjuk sebagai komandan pasukan perdamaian PBB di Darfur, Sudan, sebelum diangkat menjadi kepala inteligen.

Selama perang saudara tahun 1994 sebanyak 800.000 orang diperkirakan tewas dibunuh oleh kelompok ekstremis Hutu. Sebagian besar yang tewas adalah warga suku minoritas Tutsi dan para politisi Hutu moderat.

Kerusuhan terhenti setelah kelompok Tutsi RPF dari Uganda, berhasil mengendalikan kekuasaan. Namun, dalam upaya pengambil-alihan kekuasaan itu RPF telah membunuh ribuan orang, termasuk personil militer dan anggota milisi Hutu.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account