Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Realitas Kelam di Balik Glamoritas Pernikahan Pangeran Harry-Meghan

Published 20/05/2018 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

London, LiputanIslam.com– Pernikahan Pengeran Harry dan Meghan Markle pada kemarin (19/5/18) telah menjadi pembicaraan di mana-mana, dan mengalahkan pembicaraan tentang genosida di Gaza atau upaya sabotase AS bagi pembicaraan damai Korea Utara.

Pemberitaan tentang pernikahan akbar ini diambil dari berbagai sisi—dari  kuenya sampai tentang ketidakhadiran ayah Markle dalam acara ini. Namun sayangnya, sedikit sekali  diskusi tentang biaya pernikahan yang sangat tinggi, yang diambil dari pajak masyarakat Inggris.

Keluarga kerajaan menolak mempublikasikan data resmi tentang biaya pernikahan. Namun menurut perkiraan yang beredar di mana-mana, angkanya mencapai £32 juta (~600 milyar rupiah). Uang para pembayar pajak diperkirakan dipakai untuk satu sektor dari pernikahan yang berbiaya paling mahal, yaitu keamanan. Sektor lain akan dibayar oleh keluarga kerajaan sendiri.

Namun, melihat fakta bahwa Keluarga Kerajaan menerima dana tahunan dari Kementerian Keuangan Inggris– tahun ini di angka £82 million (1,5 triliun rupiah) – itu berarti uang pajak rakyat Inggris dipakai juga secara tidak langsung untuk sektor-sektor lain dalam acara ini.

Gamoritas pernikahan ini melahap seluruh perhatian dari media, sehingga realitas lain di baliknya terabaikan. Tak banyak yang menyadari bahwa saat ini lebih dari 1/5 populasi warga Inggris hidup dalam kemiskinan. Jumlah keluarga yang tinggal di perumahan sementara juga meningkat, yaitu sebanyak 79.000 keluarga, dibandingkan dengan 48.010 pada delapan tahun lalu.

Statistik pemerintah yang lain menunjukkan peningkatan kemiskinan anak-anak, dengan angka 100.000 lebih banyak setiap tahun. Saat ini, lebih dari 30% anak-anak Inggris hidup di bawah garis kemiskinan. Situasi anak-anak ini lebih suram di beberapa daerah tertentu. Guru-guru melaporkan bahwa anak-anak dengan “kulit abu-abu, gigi rusak, rambut kotor mengisi kantong mereka” dengan makanan yang diberikan oleh sekolah.

Banyak pihak menyalahkan buruknya situasi di Inggris kepada pemerintah Tory, yang dipimpin oleh PM Theresa May. Pemerintah ini telah lama memangkas anggaran sektor-sektor publik untuk mengatasi defisit keuangan. Langkah tersebut dianggap menyebabkan peningkatan kemiskinan di Negeri Ratu Elizabeth itu.

Dengan meningkatnya kesenjangan sosial di Inggris—negara dengan tingkat kesenjangan paling tinggi ke-6 di dunia—sebuah pernikahan kerajaan berbiaya £32 juta merupakan tamparan di wajah bagi warga Inggris yang standar hidupnya semakin menurun karena penghematan yang dilakukan pemerintah. (ra/mintpress)

*tulisan ini diterjemahkan bebas dari artikel “A Royal Wedding for a Nation Sinking Ever-Deeper into Inequality” oleh Whitney Webb.

 

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account