Sumber: pikdo.net

Situbondo, LiputanIslam.com– Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi menggelar Festival Pranata Adat dan Budaya di Situbondo, Jawa Timur (Jatim), pada Sabtu (22/6). Festival diisi dengan berbagai kesenian nusantara seperti pentas tari landung, arak-arakan komantan korong, dolanan bocah, pawai seni ancak, hingga best Situbondo carnaval.

Direktur Jenderal Pengembangan Daerah Tertentu (PDTu) Kementerian Desa, Aisyah Gamawati mengatakan bahwa festival ini digelar untuk mendorong penguatan rasa perdamaian masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal.

“Kegiatan ini digelar untuk mendorong penguatan komitmen perdamaian pada masyarakat dengan berbasiskan pada nilai-nilai keragaman budaya bangsa,” katanya.

Baca: Budaya Keraton Kasepuhan Jadi Sajian Utama Pariwisata Cirebon

Festival yang digelar di berbagai daerah sejak 2015 ini bertujuan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan perdamaian di Indonesia yang berbasiskan pada nilai-nilai keragaman bangsa dan budaya setempat.

“Ini juga sesuai dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2012 tentang Penanganan Konflik Sosial,” ucapnya.

“Tahun ini ada 15 lokasi (kabupaten) yang akan kami gelar,” tandas Aisyah. (aw/beritasatu).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*