Sumber: medcom.id

Jakarta, LiputanIslam.com— Wakil Kementerian Keuangan Suahasil Nazara memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini akan mencapai 5,05 persen.

Prediksi tersebut masih lebih rendah dibandingkan pencapaian pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun lalu sebesar 5,17 persen.

Meski demikian, Suahasil menilai, angka 5,05 persen itu bukan angka yang rendah di tengah tekanan kondisi global. Bahkan, angka tersebut bisa memberikan momentum yang cukup.

Baca: Indef: Pertumbuhan Ekonomi 2020 hanya 4,8 Persen

“Indonesia tumbuh 5,02 persen pada kuartal ketiga 2019. Itu terbilang baik di tengah kondisi global seperti sekarang ini. Estimasi akhir tahun sebesar 5,05 persen juga bukan rendah, melainkan bisa memberikan momentum cukup,” ujarnya, Rabu (4/12).

Selain itu, menurutnya, angka tersebut juga cukup optimis dibandingkan dengan negara-negara lain, seperti India dan China. Kedua negara tersebut mengalami perlambatan yang lebih dalam dari Indonesia.

Terkait hal ini, ekonomi China diprediksi hanya akan tumbuh 6 persen, atau turun dibandingkan dua tahun sebelumnya sebesar 7 persen. Sedangkan ekonomi India diprediksi hanya akan tumbuh 5 persen atau menurun dibandingkan posisinya dua tahun lalu sebesar 7 persen. (sh/tempo/cnbcindonesia)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*