Kemenkeu: Impor Buku Bebas Bea Masuk

0
134

Sumber: merdeka.com

Jakarta, LipuanIslam.com— Pemerintah telah merubah ketentuan ambang batas barang impor lewat e-commerce. Sebelumnya, bea masuk dikenakan untuk produk-produk seharga di atas 75 dolar AS. Tapi, sekarang produk dengan nilai di atas 3 dolar sudah dikenakan bea masuk.

Akan tetapi, ketentuan tersebut tidak berlaku untuk produk buku. Sebab, Buku tidak akan dikenakan bea masuk dan pajak. Direktorat Jenderal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengatakan, bea masuk dan pajak untuk buku impor itu nol persen.

Baca: Batas Bea Masuk Barang Impor via E-Commerce Resmi Dirubah

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu Heru Pambudi menyampaikan, tidak ada pungutan khusus untuk buku baik dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN) maupun Pajak Penghasilan (PPh).

“(impor buku?) Bea masuk 0, PPn bebas dan PPh tidak dipungut. Artinya tidak ada pungutan baik bea masuk dan pajak impor,” kata Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu Heru Pambudi di Jakarta, Senin (23/12).

Dia menjelaskan, aturan baru tersebut berlaku untuk barang-barang umum dengan tarif impor sebesar 17,5 persen yang terdiri dari bea masuk sebesar 7,5 persen dan PPN sebesar 10 persen.

Sedangkan khusus untuk produk tas, sepatu dan produk tekstil memiliki tarif normal. Secara rinci, bea masuk tas sebesar 15-20 persen, untuk sepatu sebesar 25-30 persen, dan untuk produk tekstil sebesar 15-20 persen.

Dia mengungkapkan, perubahan ambang batas untuk bea masuk ini dilakukan untuk melindungi pelaku usaha dan masyarakat umum.

“Menjawab tuntutan daripada masyarakat usaha, juga masyarakat umum bahwa pemerintah masih harus melakukan perlindungan kepada pengusaha dalam negeri,” ungkapnya. (sh/kompas/liputan6/detik)

 

 

 

 

DISKUSI: