Sumber: detik.com

Malaka, LiputanIslam.com– Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Daerah Tertentu (Ditjen PDTu) terus menyerukan akan pentingnya kerukunan dan perdamaian dalam kehidupan keberagaman Indonesia. Salah satu upaya Kemendes ialah lewat program Bina Damai.

Demikian hal itu disampaikan Direktur Penanganan Daerah Pasca Konflik Ditjen PDTu Kemendes PDTT, Hasrul Edyar pada acara Workshop Internalisasi Kurikulum Bina Damai di Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), seperti dilansir detik.com, pada Sabtu (22/6).

Menurutnya, melalui program Bina Damai diharapkan masyarakat baik yang bergerak di bidang pendidikan formal maupun non formal mampu menginternalisasikan nilai-nilai dan sensitivitas damai secara lebih luas.

“Mereka, kami bekali melalui panduan dan modul Bina Damai yang sudah kami susun bersama dengan Kementerian terkait,” katanya.

Baca: KH Ma’ruf Amin: Jangan Pakai Ayat Perang Dalam Keadaan Damai

Sementara Kepala Desa Alas, Siprianus Nahak menilai kegiatan ini menjadi upaya-upaya tindakan preventif untuk mencegah konflik yg terjadi di masyarakat. “Semoga program ini berkesinambungan agar bisa masyarakat menyadari bahwa konflik adalah suatu hal yang harus kita lawan,” ucapnya. (aw/detik).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*