Kemenag: Calon ASN Harus Miliki Wawasan Kebangsaan

0
130

Sumber: kemenag.go.id

Jakarta, LiputanIslam.com– Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia (sekjen Kemenag), M Nur Kholis Setiawan mengatakan bahwa pihaknya sejak tahun 2018 lalu telah mengembangkan sistem deteksi dini intoleransi pada seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN). Menurutnya, para calon ASN harus memiliki wawasan kebangsaan yang kuat dan paham agama yang moderat.

“Pengembangan sistem ini sesuai arahan Menteri Agama, bahwa Kemenag harus berada di garda terdepan penjaga NKRI. Karenanya, CASN Kemenag harus memiliki kompetensi, wawasan kebangsaan yang kuat dan paham keagamaan yang moderat,” ujarnya di Jakarta pada Kamis (5/9).

Menurutnya, sistem ini dikembangkan karena kesadaran bahwa ASN berperan penting dalam menjaga  Pancasila dan UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Hal ini juga sesuai dengan Pasal 4 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. “Ada empat indikator kunci yang telah dirumuskan, yaitu: wawasan bernegara, pemahaman keagamaan moderat, integritas, dan moralitas,” ucapnya.

Baca: Junjung Komitmen Kebangsaan Dengan Pramuka yang Moderat

“Jika ada yang terindikasi kuat memiliki paham yang bertentangan dengan ideologi Pancasila, UUD 1945, dan NKRI, maka tentu tidak akan diluluskan,” tandas Nur Kholis. (aw/kemenag/ikhlasberamalnews).

DISKUSI: