Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Kematian Pemilik Feri Sewol Picu Pertanyaan Publik

Published 25/07/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

À¯´ë±Õ üÆ÷ ½ÇÆÐSeoul, LiputanIslam.com — Putra tertua pemilik kapal feri Sewol yang tenggelam dan menewaskan 300 penumpangnya April lalu, Yoo Dae-gyun, akhirnya berhasil ditangkap polisi Korsel, Jumat (25/7), setelah buron selama 2 bulan lebih. Namun penangkapan tersebut tidak mampu meredam pertanyaan publik mengenai tewasnya sang ayah, pemilik perusahaan operator feri Sewol yang menjadi tersangka utama musibah tenggelamnya feri Sewol.

Yoo Dae-gyun ditangkap dari sebuah kantor di selatan Seoul bersama seorang wanita yang dituduh membantu pelariannya. Demikian keterangan kepolisian metro Incheon, sebagaimana dilaporkan BBC News Jumat (25/7).

Yoo adalah pemilik mayoritas saham Chonghaejin Marine Co, perusahaan operator feri Sewol. Ayahnya, Yoo Byung-eun, adalah pendiri perusahaan tersebut.

Selama berbulan-bulan otoritas keamanan Korsel melakukan penyeidikan serius tentang tenggelamnya feri Sewol, dan menemukan adanya praktik pengangkutan barang melebihi batas maksimal. Dari kelebihan angkutan itulah keluarga Yoo memperoleh keuntungan gelap yang menggiurkan.

Penyidik menyatakan feri Sewol tenggelam karena kelebihan muatan di samping prosedur pengangkutan barang-barang yang tidak sesuai ketentuan.

Tiga hari sebelumnya polisi menyatakan Yoo Byung-eun telah tewas, berdasarkan bukti DNA dari sesosok mayat yang ditemukan polisi tanggal 12 Juni lalu.

Jeda waktu yang terlalu lama antara penemuan mayat dan pernyataan polisi tersebut menimbulkan pertanyaan publik tentang kinerja aparat penyidik yang menangani masalah ini. Polisi awalnya menyangka mayat tersebut adalah seorang gelandangan, meski mayat itu ditemukan di daerah yang tidak jauh dengan tempat persembunyian Yoo yang sempat digeledah polisi.

Hari Selasa (22/7) polisi menyatakan telah meninggalnya Yoo Byung-eun, namun menyatakan tidak mengetahui penyebab kematiannya dengan dalih, mayatnya sudah terlalu lama membusuk.

Atas kecurigaan publik itu, seorang jaksa penyidik telah mengundurkan diri dan 2 polisi senior telah dipecat dari jabatannya. Namun para politisi oposisi menuntut pengunduran diri pejabat penyidik yang lebih tinggi dan disertai penyelidikan yang lebih luas.

Sebagai seorang milyarder, Yoo Byung-eun tentu memiliki koneksi tingkat tinggi dalam pemerintahan. Inilah yang menjadi kecurigaan publik tentang penyebab kematiannya.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account