Kekeringan Bikin Produksi Beras Anjlok

0
119

Sumber: tempo.co

Jakarta, LiputanIslam.com— Dosen Peneliti Institut Pertanian Bogor (IPB), Dwi Andreas Santosa mengatakan, kekeringan yang terjadi akibat kemarau yang panjang berdampak terhadap penurunan produksi beras.

Dwi menyatakan, efek kekeringan yang paling besar adalah penurunan luas panen. Hal ini membuat petani beralih ke jenis tanaman lain.

“Yang paling utama dampak kekeringan itu penurunan luas panen. Karena sudah masuk kekeringan, petani jadi beralih ke tanaman lain yang bukan padi. Sudah barang tentu penurunan luas panen berdampak ke produksi beras kita,” ujarnya, Selasa (3/9).

Baca: 31 Ribu Lahan Pertanian Gagal Panen, Kementan: Stok Beras Aman

Dia menyebutkan, luas panen yang turun sekitar 500 hektare dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, potensi jumlah produksi juga berkurang sebanyak 2 juta ton.

“Terjadi penurunan produksi yang relatif signifikan,” kata dia.

Data dari Kementerian Pertanian (Kementan) menyebutkan, sekitar 31 ribu hektare luas lahan panen mengalami gagal panen atau rusak akibat kekeringan (puso). Dwi mengaku belum yakin terhadap data ini karena jika jumlah tersebut benar, kekeringan belum berdampak signifikan terhadap produksi beras.

Dia menerangkan, pada saat serangan hama 2017, Kementan mencatat bahwa luas lahan yang terdampak sangat kecil padahal menurut BPS, 75 persen lahan terdampak hama. Pemerintah, kata dia, tidak boleh asal mengklaim produksi dan cadangan beras aman.

“Tahun-tahun sebelumnya juga pemerintah klaim aman produksi (beras) kita, tahunya impor. Ini berulang-ulang terus, tak ada antisipasi sehingga produksi selalu diprediksi anjlok,” terangnya. (sh/republika/tirto)

DISKUSI: