Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Kekerasan Sektarian Pecah Kembali di Myanmar

Published 03/07/2016 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

myanmarYANGON, LiputanIslam.com – Berdasarkan laporan media pemerintah di hari Sabtu (2/7/2016), sekelompok orang bersenjata menyerbu sebuah masjid di wilayah utara Myanmar.

Pada Jumat (1/7/2016), warga desa di Hpakant, sebuah kota pertambangan zamrud di negara bagian Kachin, menyerbu sebuah masjid dengan menggunakan berbagai senjata seperti tongkat, pisau dan senjata lainnya.

Tak hanya menyerbu dan merusak, massa kemudian membakar masjid tersebut. Demikian dikabarkan harian Global New Light of Myanmar.

“Massa itu sangat tak terkendali. Bangunan masjid itu dihancurkan massa yang mengamuk,” demikian dikabarkan harian tersebut.

Harian pemerintah itu menyebut, pangkal masalah kerusuhan itu adalah perselisihan soal pembangunan masjid di kota tersebut. Sejauh ini polisi belum menahan satupun tersangka.

Seorang aktivis LSM setempat yang datang ke kota Hpakant mengatakan, pasukan keamanan sudah dikerahkan untuk mengendalikan situasi.

“Kepolisian sekarang sudah menguasai keadaan dan kondisi kota itu sudah kembali stabil,” kata Dashi Naw Lawn, dari Yayasan Jaringan Pembangunan Kachin.

Kerusuhan ini terjadi hanya berselang delapan hari setelah massa menghancurkan sebuah masjid di Bago, wilayah tengah Myanmar hingga memaksa warga Muslim setempat mengungsi ke kota tetangga.

Situasi juga memanas di negara bagian Rakhine, yang pernah dilanda kerusuhan sektarian pada 2012 yang membuat warga berbeda agama harus dipisahkan garis perbatasan.

Negara bagian Rakhine banyak dihuni etnis Rohingya yang sebagian besar memeluk Islam dan tidak diakui sebagai warga negara Myanmar atau negara lain seperti Banglades.

Aung San Suu Kyi, pejuang demokrasi Myanmar yang diharapkan bisa menyelesaikan masalah sektarian ini justru menuai kecaman dari berbagai kelompok pejuang HAM karena tak melakukan apapun untuk menghentikan kekerasan terhadap etnis Rohingya.

Pemerintahannya justru memerintahkan para pejabat negara menyebut etnis Rohingya sebagai “warga yang memeluk Islam di negara bagian Rakhine” .

Istilah ini digunakan untuk meredam protes kelompok Buddha garis keras yang menganggap etnis Rohingya adalah imigran ilegal dari Banglades.

Namun, ternyata istilah itu tetap tak memuaskan kelompok garis keras yang menuntut agar etnis Rohingya disebut sebagai warga Bengali dan berencana menggelar unjuk rasa pada Minggu (3/7/2016). (ra/kompas)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account