Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Kebencian Agama Diduga Melatar Belakangi Pembunuhan 3 Warga Muslim AS

Published 12/02/2015 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

warga as korban pembunuhan2Moskow, LiputanIslam.com — Orang tua dari 2 pelajar perempuan Muslim yang tewas dibunuh di AS hari Selasa (10/2) lalu menuduh aksi tersebut didasari oleh kebencian agama.

Pada hari Selasa (10/2), Craig Stephen Hicks (46 tahun), menembak mati Deah Shaddy Barakat (23 tahun), istrinya Yusor Mohammad Abu-Salha (21 tahun), dan adik perempuan Salha, Razan Mohammad Abu-Salha (19 tahun), di dekat kampus University of North Carolina kampus Chapel Hill.

Polisi mengatakan tengah menyelidiki apakah kasus ini bermotif kebencian agama, namun penyidikan awal menunjukkan peristiwa itu diawali oleh perselisihan masalah parkir.

“Ini bukan masalah tentang perselisihan tempat parkir, ini kejahatan kebencian,” kata Mohammad Abu-Salha, ayah Salha dan Razan yang bekerja sebagai seorang psikiatris kepada media lokal News & Observer sebagaimana dilansir Press TV, Kamis (12/2).

“Orang itu telah berkali-kali mengganggu putri saya dan suaminya sebelumnya, dan ia berbicara dengan mereka dengan senjata di sabuknya,” tambah Abu-Salha.

Ia mengatakan bahwa putrinya telah mengatakan kekhawatiran atas sikap pelaku tersebut sejak minggu lalu.

“Demi Allah, ia membenci kami karena cara hidup kami,” kata Abu-Salha lagi.

Sebelumnya lembaga Muslim AS, Council on American Islamic Relations (CAIR) mengutuk aksi keji tersebut dan mendesak polisi untuk mengungkap motif sebenarnya dari pembunuhan itu.

“Berdasarkan pada kebrutalan kejahatan ini, pernyataan-pernyataan pelaku sebelumnya, sikap religius korban, dan meningkatkan sentimen anti-Islam di AS, kami mendesak otoritas penegak hukum untuk dengan segera menguak motif di balik kasus ini,” kata Direktur CAIR Nihad Awad.

Menurut sebuah survei yang digelar oleh HuffPost/YouGov baru-baru ini, sebanyak 46 persen warga AS percaya bahwa mereka berhak untuk mengolok-olok Islam, sementara 44 persen percaya mereka tidak boleh mengolok-olok Kristen. Hal ini merupakan konsekuensi dari “proyek Islamophobia” yang dipromosikan media-media massa. Demikian Press TV menyebutkan.

Dalam sebuah wawancara dengan Press TV bulan lalu, pakar politik dan jurnalis AS Dr. Kevin Barrett mengatakan bahwa media-media AS yang dikuasai oleh zionis berusaha menghancurkan Islam dengan menciptkan kebencian kepada orang-orang Islam.

“Media-media yang didominasi para zionis telah berperan dalam menciptakan perang peradaban terhadap Islam, namun secara diam-diam juga didisain untuk menghancurkan Kristen selain Islam,” kata Barrett.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account