Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Kaum Muslimin Jadi Target Terbaru Kekerasan di Afrika Tengah

Published 21/01/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

chad moslemPasca pengunduran diri Presiden Afrika Tengah di Chad, kaum muslimin masih tetap menjadi korban kekerasan di negara yang dilanda krisis ini. Padahal ada 5.600 personel militer Prancis dan Uni Afrika yang ditempatkan di negara itu dengan dalih menjaga keamanan.

Setelah pengunduran diri presiden Afrika Tengah di Chad, orang-orang Kristen negara ini langsung membentuk sejumlah tim untuk menyerang perkampungan muslimin. Kini mereka sedang sibuk melakukan pembalasan pribadi dan keagamaan terhadap kaum muslimin.

Semalam (20/1) di Republik Afrika Tengah, sebuah kelompok bersenjata membunuh 23 muslim, termasuk tiga anak, dan melukai 20 orang lainnya. Sebuah lembaga swasta untuk penyelamatan anak-anak memberitakan, sebuah rombongan muslimin telah diserang di perbatasan Kamerun. Sebelum ini lembaga yang sama telah mengabarkan terbunuhnya 10 orang dan terlukanya 50 orang lain di tempat tersebut.

Menjelang berlangsungnya pemilihan presiden, volume kekerasan di negara ini pun terus meningkat. Menjelang perhelatan politik ini, sejumlah perkampungan muslim di ibukota telah dibakar. Menurut para saksi, tentara Prancis dan Uni Afrika yang ditugaskan ke Afrika Tengah tak mampu menciptakan keamanan di negeri ini.

Selama 11 bulan sejak berkuasanya pemberontak di Republik Afrika Tengah dan pengangkatan Michel Djotodia sebagai presiden, negara ini dilanda pertikaian antar-suku dan agama. Dalam pertemuan dua hari yang berlangsung di ibukota Chad dan dihadiri para pemimpin oposisi, Djotodia menyatakan siap untuk mundur. Tujuannya adalah mengakhiri kekerasan dan pertikaian berdarah di negaranya.

Korban-korban pertama pertikaian antar-suku dan agama ini adalah anak-anak yang diculik untuk dijadikan milisi.

“Sejumlah anak yang diculik satu atau dua tahun lalu, kini telah bertempur di barisan pemberontak,” ungkap Jean Lukning, staf UNICEF di Republik Afrika Tengah.

Uni Eropa telah berjanji mengirim ratusan tentara ke Afrika Tengah untuk memperkuat keamanan di negara ini.

PBB melaporkan, akibat pertikaian di Afrika Tengah, lebih dari satu juta orang telantar dan seribu orang tewas. “Separuh dari warga kota Bangi terlunta-terlunta dan dua juta orang di negara ini butuh bantuan segera dari dunia internasional,” jelas PBB. (ABNA)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account